Untuk Pertama Kalinya Muslim Mendapat Oscar

(images: courtesy to Instagram @mahershalaali)

HOLLYWOOD – Sejarah baru tercatat dalam penghargaan film Academy Award 2017. Mahershala Ali, aktor Muslim, memenangkan piala Oscar untuk katagori aktor pendukung terbaik dalam film Moonlight. Penghargaan diberikan di Hollywood pada Minggu (26/2) saat Presiden Donald Trump di Washington DC sedang memberlakukan politik pengetatan terhadap Muslim.

Menuju podium, Ali bercanda dengan mengancingkan jasnya dan berkata, “Nenekku mau aku tampil rapi.” Ia lantas berterima kasih pada guru-gurunya yang mengajarkan akting. Ia juga berterima kasih pada istrinya, Amatus Sami-Karim, yang melahirkan anak pertama mereka 22 Februari.

Menurut Time, Ali tertarik pada Islam saat Amatus belajar akting di Experimental Theatre Wing, New York University. Amatus, yang ingin masuk Islam, mengajak Ali mengunjungi masjid di Philadelphia. Di sana, Ali tiba-tiba menangis saat mendengar khotbah dan doa. “Aku tak mengerti mengapa menangis. Doa itu dalam bahasa Arab dan aku tak paham bahasa Arab sama sekali. Tapi aku terus menangis. Ini hal yang belum pernah aku alami sebelumnya,” kata Ali.

Terlahir dengan nama Mahershalalhashbaz Gilmore pada 16 Februari 1974, Ali memulai karirnya sebagai pemain regular serial televisi antara lain Crossing Jordan dan Threat Matrix. Kemudian, ia membuat terbosan besar saat memerankan Richard Tyler dalam serial fiksi ilmiah The 4400.

Film besar yang dibintanginya pertama adalah drama romantik fantasi The Curious Case of Benjamin Button pada 2008 garapan David Fincher. Lalu, ia memerani Predators, The Place Beyond the Pines, Free State of Jones, Hidden Figures dan sebagai Boggs dalam serial The Hunger Games. Ali juga dikenal dalam perannya di seri Netflix yakni House of Cards sebagai Remy Danton dan sebagai Cornell ‘Cottonmouth’ Stokes dalam Luke Cage.

Untuk perannya sebagai Juan sang mentor dan pengedar narkoba dalam Moonlight (2016), Ali mendapat penilaian universal dari para kritikus. Selain memenangi Oscar di Academy Award, ia sebelumnya mendapat SAG Award dan Critics’ Choice Award untuk katagori aktor pendukung terbaik. Ia juga dinominasikan untuk mendapatkan Golden Globe Award.

EDITOR: Omar Ballaz

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Kemcer Di Curug Cipeteuy

Inilah Tanda Bayi Terkena Penyakit Demam Berdarah

Kenali Demam Berdarah, waspada terhadap anak anda