TKN Jokowi Sesalkan Terjadinya Ledakan di Dekat Lokasi Nobar Saat Debat Capres


JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Direktur Relawan Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-KH Ma’ruf Amin, Maman Imanulhaq menyayangkan adanya insiden ledakan di dekat lokasi nonton bareng Debat Capres kedua di Parkir Timur, Senayan, Jakarta, Minggu malam.

“Insiden ledakan ini harus diusut hingga tuntas. Apa motivasinya dan siapa pelakunya, karena ledakan ini berpotensi mencelakakan banyak orang,” kata Maman Imanulhaq ketika dihubungi melalui telepon selulernya, Ahad (17/2) malam.

Menurut Maman, untungnya pada insiden ledakan tersebut tidak ada korban. Relawan pendukung pasangan Capres-cawapres 01, Jokowi-KH Ma’ruf Amin, menurut Maman, tetap fokus menyimak jalannya Debat Capres kedua.

Ledakan cukup keras terjadi di dekat lokasi nonton bareng para pendukung Capres 01 pada saat para pendukungnya sedang menyaksikan acara Debat Capres kedua.

Menyikapi adanya ledakan tersebut, puluhan anggota Satuan Brimob Polda Metro Jaya tampak membarikade lokasi yang diduga menjadi sumber ledakan di sekitar Parkir Timur, Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.

Dari pantauan di sekitar lokasi, petugas mensterilkan lokasi yang menjadi tempat panggung para pendukung calon presiden nomor urut 01 tersebut.

Meski terdengar suara ledakan, namun sejumlah pendukung dari calon presiden nomor 01 tidak beranjak dari lokasi yang menjadi tempat nonton bareng tersebut. Tim Gegana Satuan Brimob Polda Metro Jaya masih berupaya menyisir dan mensterilkan lokasi yang diduga asal sumber dua kali ledakan itu.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Politisi Kampungan

Demikian Mudah Dikenali Sebagai Hoaks, Info 7 Kontainer Surat Suara Masih Telan “Korban”

Yang membuat saya heran, kenapa para politisi, terutama yang menyebarkan info hoaks ini di akun media sosial (walau dalam bentuk tanya sekalipun) tidak mengenali bahwa info ini adalah hoaks?

Fahira: Milenial Butuh Teladan, Bukan Tik Tok untuk Membumikan Pancasila

"Membumikan Pancasila secara populer sah-sah saja, tetapi yang dibutuhkan millenial saat ini bukan itu. Milenial butuh teladan dari para penyelenggara negara dan para pemimpin bangsa," kata Fahira

Begini Ciri Rumah Idaman untuk Pasangan Muda

Beberapa waktu lalu, portal properti Lamudi melakukan survei tentang rumah impian bagi pasangan muda, survei tersebut dilakukan kepada 100 pasangan yang baru menikah. Inilah hunian idaman untuk pasangan muda.....

5 Alasan Kita Perlu Membuat Undangan Pernikahan Digital

Kini era sudah berubah. Kini ada sebuah cara baru untuk mengirim undangan pernikahan. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan situs desain online, di mana kita bisa menciptakan desain sendiri, juga memanfaatkan Internet untuk mengirimkannya.

Inilah Tulisan AR Baswedan Bantah Tudingan Gerakan Islam Bertentangan dengan Pancasila

AR Baswedan menyebut, pihak-pihak yang sering mempertentangan gerakan Islam dengan Pancasila justru adalah pihak-pihak yang pada hakikatnya tidak paham Pancasila. Justru sebaliknya, pemuka-pemuka ahli pikir Islam memberi pengertian-pengertian yang baik tentang Pancasila yang keluar dari keyakinan yang kuat.

Antisipasi Pelambatan Ekonomi, Ketua DPD Kumpulkan Kadin Provinsi se Indonesia

“Saya sengaja mengumpulkan para ketua umum Kadin provinsi, karena hari ini kita menghadapi masalah serius di sektor dunia usaha dan dunia industri," kata La Nyalla

Kontroversi Omnibus Law, Fahira: Wujud Frustasi Pemerintah atas Kemendegkan Ekonomi

Omnibus Law RUU Cipta Kerja (sebelumnya Cipta Lapangan Kerja atau Cilaka) dinilai sebagai bentuk rasa frustasi pemerintah atas kemandegkan ekonomi yang terjadi lima tahun belakangan ini.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama
close