Tidak Ingin Kehilangan Kenangan Masa Lalu, Zohri Minta Bentuk Rumahnya Dipertahankan

0
444
  • 153
    Shares
Lalu Muhammad Zohri, Pelari Indonesia yang memenangkan Medali Emas Lari 100 Meter pada ajang IAAF World U20 Championships di Finlandia. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Prestasi Lalu Muhammad Zohri yang menjuarai lomba lari 100 meter pria di kejuaraan atletik junior IAAF World U20 Championships di Tampere, Finlandia, Rabu (11/7), mengundang kekaguman dan apresiasi dari berbagai kalangan.

Sejumlah pihak, mengapresiasi Zori dengan memberikan sejumlah hadiah, mulai dari uang hingga bantuan renovasi rumah tinggal Zohri yang kondisinya sangat memprihatinkan.

Bantuan renovasi rumah ini diberikan sejumlah pihak, termasuk Presiden Jokowi yang memerintahkan Menteri PUPR untuk merenovasi tempat tinggal Zohri yang terletak di Dusun Karang Pangsor, Desa Pemenang Barat, Kecamatan Pemenang, Lombok Utara, NTB.

Terkait keinginan sejumlah pihak untuk membantu merenovasi rumah pria yang juga yatim piatu ini, Zohri mengirimkan pesan pada keluarganya.

Zohri meminta agar rumah yang ia tempati sejak kecil itu, semasa orang tuanya masih hidup, agar direnovasi tanpa merubah bentuk aslinya.

“Kami sudah sepakat tak akan mengubah rumah peninggalan orang tua kami. Rumah ini memiliki sejarah yang tak akan terlupakan. Kami minta diperbaiki, dinding-dinding rumah yang lapuk diganti dengan papan-papan baru,” kata Fazilla, kakak sulung Zohri saat diwawancarai stasiun TV Nasional, Jumat (13/7).

Baca juga: Kapolres Lombok Utara Tawarkan Zohri Jadi Anggota Polri Lewat Jalur Khusus

Diungkapkan juga oleh Fazila, bahw rumah tersebut banyak menyimpan kenangan bagi Zohri saat menjalani masa-masa sulitnya.

“Kita sepakat, rumah ini tetap berdiri dengan bantuan renovasi, tanpa mengubah bentuk dan ukurannya,” jelasnya.

Sementara itu, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan pemerintah akan merenovasi rumah tersebut sesuai keinginan Zohri dan keluarganya. Selain itu, pemerintah akan membangunkan rumah baru untuk tempat tinggal Zohri.

“Kami sudah mulai mendesain renovasi rumah yang ada. Pihak keluarga Zohri tidak ingin dibangun baru, karena rumahnya tersebut memiliki banyak memori. Untuk renovasi rumah lama dan konstruksi rumah baru tidak lama, tidak sampai 6 bulan,” kata Basuki di Jakarta, Jumat (13/7).

Dari hasil pertemuan antara perwakilan Kementerian PUPR yang diwakili oleh Kepala Balitbang Danis H. Sumadilaga, dengan Bupati Lombok Utara H. Najmul Ahyar, serta keluarga Zohri yang diwakili dua orang kakak Zohri, telah diambil kesepatan bahwa renovasi rumah akan dilakukan TNI dan Polri.

Sementara untuk pembangunan rumah baru bagi Zohri akan dilakukan oleh Kementerian PUPR bersama-sama dengan Pemkab Lombok Utara.

Tanah untuk pembangunan rumah baru Zohri disediakan oleh Pemkab Lombok Utara dengan luas 500 meterpersegi, yang lokasinya tidak jauh dari tempat tinggal Zohri saat ini. (ARif R/Hrn)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA PILIHAN

TERBARU