Terpilih Secara Aklamasi di Kongres Kedua, Wens-Komang Kembali Pimpin AMSI

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Pasangan Wens Manggut dan Wahyu Dhyatmika (Komang) Kembali memimpin Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) periode 2020-2023.

Wens & Komang ditetapkan sebagai Ketua Umum dan Sekjen AMSI secara aklamasi dalam Kongres Kedua AMSI, setelah nama lain yang diusung menyatakan tidak bersedia dicalonkan.

Wens Manggut adalah Chief Content Officer (COO) KapanLagi Youniverse sedangkan Wahyu Dhyatmika adalah Pemimpin Redaksi Majalah Tempo.

“Kongres menetapkan Wens Manggut sebagai Ketua Umum AMSI dan Wahyu Dhyatmika sebagai Sekjen AMSI,” ujar pimpinan sidang Kongres Kedua AMSI Arief Rahman.

Wens mengapresiasi kepercayaan anggota AMSI dan menyatakan siap menerima mandat sebagai ketua umum periode kedua ini.

“Waktu dipilih 3 tahun lalu menjadi ketua, saya terima karena saya melihat kebersamaan yang luar biasa, dan selama 3 tahun ini kebersamaan itu tak pudar, dan itu pulalah alasan saya mau nenerima mandat periode kedua ini,” ujar Wens.

Dia mengungkapkan bahwa tantangan terbesar saat ini adalah perubahan yang begitu cepat pada industri informasi dan bisnis media.

Tantangan itu tidak hanya memerlukan profesionalitas, tetapi juga memerlukan kesamaan langkah dan sikap soal ekosistem digital. “Kesatuan pikiran itulah kekuatan AMSI.”

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Ruang Publik yang Manusiawi bersama Pancasila

Indeks dalam konteks ini telah berhasil mengucapkan sayonara pada ide sekularisme.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER