Terkait Pencuri Ampli Dibakar, Menag Anggap Tingkat Stres Masyarakat Penyebabnya

JAKARTA – Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin menyebutkan bahwa kompleksitas kehidupan masyarakat menjadi penyebab terjadinya main hakim sendiri seperti peristiwa dibakarnya  MA, pencuri ampli oleh warga Babelan, Bekasi, Jawa Barat.

“Hanya tuduhan ampli lalu perlakuan masyarakat kita menghakimi membakar hidup-hidup. Tidak terelakkan sebagian masyarakat kita berada di stres tinggi, faktor kompleks,” kata Lukman di gedung Kementerian Agama, Jalan Pasar Baru, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (9/8).

Lebih lanjut  Lukman menghimbau tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk menghindari peristiwa seperti itu terulang agar memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa tindak main hakim sendiri bahkan sampai menghilangkan nyawa orang lain adalah perbuatan yang dilarang ajaran agama.

“Bentuknya bisa seperti khotbah, pendidikan, kegiatan interaksi sosial dari aktivitas LSM atau komunitas. Media juga punya pengaruh luar biasa dalam menyemaikan paham inklusi,” jelas Lukman.


Sebagaimana diketahui MA yang kedapatan mencuri amplifier musala Al Hidayah Babelan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Selasa (1/8), tewas setelah dikeroyok dan dibakar massa.

(Hrn)

15 KOMENTAR

  1. Gimana gak stress pak menteri.. petani garam stress, di saat musim bagus utk produksi garam, pemerintah malah membuka kran import garam. Petani beras stres, saat ada pengusaha yg mau beli gabah dgn harga lebih tinggi dari harga bulog, malah pengusahanya ditangkap karena merugikan negara Rp 400T. Masyarakat yg susah payah menabung utk menunaikan ibadah haji juga stress, uangnya malah mau dipakai pemerintah untuk bangun infrastruktur. Memang pak menteri agama bisa jamin uangnya umat bisa kembali?
    Dicari donk pak menteri penyebab stresnya….

  2. Tingginya tingkat stres masyarakat saat ini juga tidak terlepas dari kebijakan rezim saat ini semakin menyengsarakan rakyat! Semua subsidi dicabut. Rendahnya tingkat daya beli masyarakat akibat semua serba mahal, dan lain sebagainya….

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Sandiaga: Layanan Kesehatan Bagi Warga Miskin Jakarta Masih Belum Layak

"Saya sangat prihatin melihat masih banyaknya masyarakat kurang mampu di Jakarta, yang masih belum terpenuhi pelayanan kesehatan yang layak," kata Sandiaga

Terekam Video, Polisi China Borgol dan Tutup Mata Ratusan Muslim Uighur

Ratusan pria muslim dari etnis Uighur terekam sebuah video sedang diborgol dan ditutup matanya sambil diawasi sekelompok polisi China. Diduga para pria tersebut akan digiring ke suatu lokasi yang kemungkinan adalah kamp-kamp penahanan.

Tren Pemasangan Iklan Jual Ruko di Lamudi Meningkat

Dari data jumlah iklan ruko yang dipasang di portal properti Lamudi.co.id menyebutkan, pada tahun 2017 ada 3.801 iklan, kemudian tahun 2018 ada 3.926 iklan, lalu tahun 2019 meningkat tajam menjadi 5.557 iklan ruko yang dipasang.

KPK Tetapkan Menpora Imam Nahrawi Sebagai Tersangka Kasus Dugaan Suap KONI

"KPK telah tiga kali yakni pada 31 Juli, 2 Agustus, dan 21 Agustus 2019 mengirimkan panggilan untuk meminta keterangan, tapi IMR tidak pernah datang. KPK sudah memberikan ruang yang cukup bagi IMR untuk memberi keterangan dan klarifikasi pada tahap penyelidikan," ujar Marwata.

Bejat, Oknum Guru Meniduri Muridnya Ratusan Kali Bermodal Janji Menikahi

Aksi bejat yang berlangsung sejak tahun 2014 saat Lan masih berusia 14 tahun itu, dilakukan dengan jurus rayuan telah jatuh cinta pada Lan dan berjanji akan menikahi jika Lan telah berusia 18 tahun.

DPR Terima Surat KPK Soal Firli, Gerindra: Aneh Komisioner Lakukan Serangan di Detik-Detik Akhir

"Ini ada ketakutan yang luar biasa terhadap Firli. Penolakan luar biasa kepada Firli kan aneh nah ini lah intinya dalam fit and proper test ke depan kita akan pertanyakan hal-hal yang seperti itu," ungkap Desmond.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi