Terkait Aksi di CFD, Pengamat: Tidak Etis Ruang Publik untuk Kepentingan Politik

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Kegiatan Car Free Day (CFD) yang diselingi dengan sejumlah aksi massa yang membawa atribut #2019GantiPresiden dan #DiaSibukKerja, dianggap tidak etis karena telah memanfaatkan ruang publik untuk kepentingan politik kelompok tertentu.

Hal itu disampaikan pakar Psikologi Politik Universitas 17 Agustus, Surabaya, Drs. Andik Mattulesi terkait dengan CFD di Taman Bungkul, Surabaya, pada Ahad (29/4) yang lalu dan sejumlah CFD lain di berbagai kota.

Menurut Andik kegiatan politik apapun di acara CFD adalah tidak etis karena area CFD digunakan masyarakat untuk aktifitas olahraga atau bersantai bersama keluarga.

“Saya rasa itu tidak beretika jika ruang publik yang mestinya untuk aktifitas keluarga masyarakat, namun digunakan kelompok tertentu untuk meneriakkan kepentingan politik, bahkan sampai menggunakan atribut itu, lagian belum waktunya Pilpres,” ujar Andik Mattulesi kepada SERUJI, di Surabaya, Jumat (4/5).

Andik menyebut kegaiatan politik apapun di area CFD yang merupakan ruang publik tidak pas, apalagi saat ini belum waktunya kampanye pemiliha Presiden.

“Menurut saya itu mengajak atau menghimbau untuk memilih pemimpin lain di Pilpres mendatang, maka kegiatan itu tentu akan rentan terjadi gejolak konflik politik,” terangnya.

Disampaikan juga oleh Andik bahwa kegiatan yang dilakukan di ruang publik dengan mengumpulkan massa dan kemudian ada kepentingan yang dimunculkan melalui media (atribut), akan mudah mempengaruhi persepsi publik.

“Kalau bicara aturan tapi belum ada aturannya, namun secara etika itu tidak benar, seharusnya masyarakat yang merasa resah bisa melaporkan pihak berwajib,” pungkasnya.

Sebagaimana diketahu pada Ahad (29/4) yang lalu, saat kegiatan CFD di Taman Bungkul, Surabaya, tampak sejumlah massa melakukan aksi dengan membawa atribut #2019GantiPresiden. Aksi ini tidak dilakukan di Kota Surabaya saja, tapi di area CFD di sejumlah Kota di Indonesia.

Kegiatan aksi dimana peserta mengenakan kaos yang bertuliskan #2019GantiPresiden ini adalah sebagai respon atas kegiatan yang terjadi pada CFD pada Ahad (22/4) di Jakarta, dimana sejumlah kelompok relawan Jokowi melakukan aksi di CFD Bundaran HI, Jakarta, dengan menggunakan atribu #Jokowi2Periode. (Devan/Hrn)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Serangan Jantung, Tidak Hanya Disebabkan Oleh Kolesterol

Kolesterol yang tinggi memang penting sebagai faktor risiko, penyebab serangan jantung, tapi perlu diketahui bahwa kolesterol tidak berdiri sendiri, ada faktor risiko lain.

Al Ghazali dan Dendam Anak-Anak Revolusi

Di masa Orde Baru adalah anak-anak yang bapak/ibunya dibunuh atau dipenjarakan Suharto. Di masa ini mereka adalah anak-anak yang bapaknya dipenjarakan Jokowi karena berbeda pandangan politik.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER