Tampar Petugas Bandara, Istri Pejabat Polri Diperiksa di Polda Metro Jaya

JAKARTA – Penyidik Polres Bandara Sam Ratulangi Sulawesi Utara akan memeriksa istri pejabat Polri Brigadir Jenderal Johan Sumampouw berinisial JW yang menampar petugas bandara di Polda Metro Jaya.

“Untuk mempermudah (pemeriksaan) kita pinjam tempat di sini (Polda Metro Jaya),” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri Brigadir Jenderal Polisi Rikwanto di Jakarta, Jumat (7/7).

Rikwanto mengatakan pemeriksaan terhadap JW direncanakan pada Jumat (7/7), sekitar pukul 15.00 WIB saat tiba di Jakarta dari Sumatera Barat.

Rikwanto menuturkan tiga penyidik dari Polres Bandara Sam Ratulangi akan meminta keterangan JW di salah satu ruangan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya.

Selain mempermudah, Rikwanto menuturkan pemeriksaan JW di Polda Metro Jaya karena pertimbangan jarak dan kasusnya menjadi perhatian publik.

“Jadi prosesnya untuk dapat didengar apa yang terjadi sehingga bisa dipercepat,” ujar Rikwanto.

Pemeriksaan menurut Rikwanto seputar kronologis awal dan penyebab terjadi penamparan yang dilakukan JW terhadap karyawati petugas keamanan Bandara Sam Ratulangi.

Terkait upaya perdamaian, jenderal polisi bintang satu itu menyatakan tergantung pihak yang bertikai, namun aksi saling melaporkan itu akan dianalisa. (Hrn)

Sumber:Antara

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Mengenal Lebih Dekat Komisi Anti Korupsi Hongkong

Hubungan persahabatan antara KPK dan ICAC telah terjalin dengan baik selama dua tahun terakhir. Kerjasama kedua lembaga anti rasuah tersebut sebagian besar menyangkut peningkatan kapasitas KPK, terutama dibidang akuntansi forensik, pemulihan aset, dan tehnik investigasi.

Terpilih Secara Aklamasi, Sutopo Kristanto Pimpin IKA ITS Periode 2019-2023

Pria kelahiran Tulungagung, 25 Desember 1954 ini menggantikan Ketua Umum sebelumnya, Dwi Sutjipto yang merupakan Kepala SKK Migas. Adapun Sutopo sehari-harinya adalah Presiden Direktur PT Jaya Konstruksi.

“Tenggelamkan!” Yang Populer di Era Susi Pudjiastuti, Bakal Hilang di Era Edhy Prabowo

"Tenggelamkan!" yang selama 5 tahun belakangan akrab di telinga masyarakat, akan hilang pasca Susi tidak lagi menjabat sebagai Menteri KKP, digantikan politisi Gerindra, Edhy Prabowo.

Bantah Pangkas Anggaran Pendidikan Demi Formula E, Begini Penjelasan Pemprov DKI

Malah kata Syaefuloh, Pemprov DKI Jakarta terus melakukan peningkatan anggaran rehabilitasi total gedung sekolah secara signifikan, terutama pada 2017 sampai 2020

Pangkas Anggaran Pendidikan Demi Formula E, PSI: Bukti Kepedulian Anies Sangat Rendah Pada Pelajar

Diungkapkan Anggara, bahwa untuk melaksanakan perhelatan balap mobil listrik tersebut, Pemprov DKI menganggarkan sebesar Rp1,16 triliun. Namun, anggaran sebesar itu ternyata diambil dengan cara memangkas anggaran lain yang jauh lebih penting.

Bertemu Dubes Saudi Siang Ini, Menhan Prabowo Akan Bahas Soal Habib Rizieq

Dalam pertemuan yang direncanakan berlangsung pukul 15.00 WIB tersebut, Prabowo berharap dapat juga membahas soal klaim HRS yang mengatakan dicekal Kerajaan Arab Saudi.

Setelah 25 Tahun Bekerja Sebagai Dokter, Baru Ketahuan Ijazah Yang Digunakan Palsu

Ijazah kedokteran SU diketahui palsu setelah 25 tahun bekerja sebagai dokter di PT Pelni.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

BUMN, Pseudo CEO, dan Efek Negatifnya

vonis hakim menunjukkan bahwa sejatinya Karen bukan direktur sesungguhnya. Bukan direktur utama yang sesungguhnya. Bukan CEO. Karen hanyalah seorang direktur semu. Seorang direktur-direkturan.
close