Talk Show Bringing Care Solution for Humanity, Menutup Islamic Book Fair

0
67
Islamic Book Fair
Pemateri Talk Show dalam Islamic Book Fair 2017 di Jakarta, 7 Mei 2017, dari kiri ke kanan: Agung Notowiguno, Salman Al Farisi, Yana Yulio, dan moderator. (FOTO: SERUJI/Jarot Sumarjono)

JAKARTA – Pada hari terakhir Islamic Book Fair di Jakarta Hilton Convention Center (JHCC), Ahad (7/5/2017), pukul 16.30 WIB, pihak penyelenggara mengadakan talk show yang mengangkat tema “Bringing Care Solution for Humanity” dengan menghadirkan Lembaga Kemanusiaan Nasional PKPU (Pos Keadilan Peduli Umat), Kementerian Luar Negeri, dan penyanyi era tahun 1990an, Yana Yulio.

Pemateri pertama, Presiden PKPU Human Initiative Agung Notowiguno menjelaskan bahwa PKPU lahir pada masa krisis ekonomi tahun 1998 yang melanda negara-negara ASEAN, termasuk Indonesia.

“Kondisi krisis ekonomi ini kemudian menjadi pembangkit bagi sekumpulan anak-anak muda Indonesia yang semangat dan termotivasi untuk bergerak melakukan aksi-aksi sosial di beberapa pelosok daerah di Indonesia,” kata Agung.

Selanjutnya Agung menjelaskan bahwa tepat pada tanggal 10 Desember 1999 lahirlah lembaga sosial bernama PKPU. Hingga kemudian PKPU ditetapkan menjadi Lembaga Amil Zakat Nasional oleh pemerintah.

“Kami menyadari bahwa ummat Islam Indonesia memiliki potensi dana yang besar yang diperoleh dari Zakat, Infaq dan Shodaqoh. Apalagi Indonesia merupakan negara yang terbesar penduduk muslimnya,” ujar Agung.

Pada akhir pemaparannya, Agung mengatakan bahwa sekarang PKPU tidak hanya mengurusi kegiatan-kegiatan sosial di Indonesia saja, namun sudah merambah ke negara-negara lain bahkan ke negara-negara yang sedang konflik.

Pemateri kedua, Staff Khusus Bidang Organisasi Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia Salman Al Farisi menjelaskan bahwa dirinya bertugas di Kementerian Luar Negeri untuk memfasilitasi organisasi-organisasi yang akan memberikan bantuan sosial ke Luar Negeri.

“Sudah lama kami Kemenlu mengenal PKPU ini, mulai berdiri hingga sekarang,” kata Salman.

“Apalagi saat ini PKPU sudah terdaftar di PBB, sebagai lembaga dengan status “Special Consultative Status” dari Economic and Social Council (Ecosoc),” lanjutnya.

Beberapa waktu lalu, menurut Salman, Kemenlu membantu dan memfasilitasi PKPU untuk memberikan bantuan kepada rakyat Nepal dan Somalia.

“Saran kami, PKPU tidak boleh lelah melayani siapa saja dan menjangkau yang lokasinya lebih jauh lagi,” pungkasnya.

Pemateri ketiga seorang artis era 1990an, Yana Yulio, mengungkapkan rasa kekagumannya kepada PKPU yang telah bekerja untuk ummat manusia tanpa membedakan agama, status dan golongannya. Di akhir pemaparannya, Yana menyampaikan saran kepada PKPU dan peserta talk show yang hadir.

“Saya mengajak kepada semua yang hadir di sini harus mau menjadikan diri kita agar bermanfaat untuk orang lain,” kata Yana.

“Berbagi rejeki kepada orang lain adalah sebuah keharusan. Di dalam rejeki kita ada sebagian rejeki yang bukan milik kita, maka harus dikeluarkan. Karena jika kita ambil sebagian rejeki yang menjadi milik orang lain tersebut, maka tidak akan bermanfaat bagi diri kita sendiri,” lanjut Yana di akhir pemaparannya.

Acara talk show ini dimeriahkan dengan penampilan tim nasyid Izzatul Islam (IZZIS).

Tim Nasyid Izzatul Islam dalam Islamic Book Fair 2017. (FOTO: SERUJI/Jarot Sumarjono)

Talk show ini menjadi acara penutup kegiatan Islamic Book Fair yang berlangsung mulai tanggal 3 hingga 7 Mei 2017 di Jakarta Hilton Convention Center (JHCC), Jakarta.

CJ: Jarot Sumarjono
EDITOR: Iwan Yuliyanto    

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Soekarwo

Soekarwo: Jelang Pilkada Suasana Politik Jatim Akrab

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Gubernur Jawa Timur Soekarwo menilai suasana politik di Jatim akrab dan tidak ada perpecahan menjelang pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak pada...

DPD: Indonesia Berbagi Pengalaman Atasi Terorisme

HANOI, SERUJI.CO.ID - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah Nono Sampono mengatakan Indonesia berbagi pengalaman mengatasi aksi terorisme dalam upaya mendorong langkah bersama mencegah kejahatan tersebut. Dalam...

PSI Galang Dana Publik Untuk Partai

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) akan menggalang dana donasi publik untuk pendanaan partai dan mendorong perbaikan iklim politik di Tanah Air. "Agar independen, hanya...
Anugerah Humas

Website ITS Sabet Juara II Anugerah Humas Perguruan Tinggi

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya berhasil menyabet peringkat dua dalam ajang Anugerah Humas Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Koordinasi Perguruan...
anggota DPR kaya raya

Fahri: Bambang Soesatyo Sudah Kaya Sejak Lama

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Sejak dilantik menjadi Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menggantikan Setya Novanto, nama Bambang Soesatyo terus menjadi sorotan publik. Foto-foto gaya...
loading...
fotozukifli

Paska Diperiksa, Ustadz Zukifli Muhammad Ali Diundang Live di TV Swasta Nasional

Berita tentang "penangkapan" ustadz baru-baru saja terjadi, dialami Ustadz Zukifli Muhammad Ali, yang ditetapkan sebagai tersangka dugaan menyebarkan kebencian berdasarkan SARA, lihat di berita...
tweet

Berjilbab Tapi Korupsi, Bukan Najwa Shihab

"Esensi Islam tidak terletak pada Pakaian yg dikenakan tapi pada Akhlak yg dilaksanakan (Gus Dur) Berhijab tp Korupsi, Najwa Sihab tak berhijab dapat Penghargaan Tokoh...
sumber: harianterbit

Peringatan 44 Tahun Peristiwa MALARI: Mengembalikan Reformasi yang Kita Mau

Pada 15 Januari 2018 lalu, bertepatan dengan 44 tahun Peristiwa 15 Januari 1974 yang lebih dikenal dalam catatan sejarah sebagai Peristiwa Malapetaka Lima Belas...