Talk Show Bringing Care Solution for Humanity, Menutup Islamic Book Fair

JAKARTA – Pada hari terakhir Islamic Book Fair di Jakarta Hilton Convention Center (JHCC), Ahad (7/5/2017), pukul 16.30 WIB, pihak penyelenggara mengadakan talk show yang mengangkat tema “Bringing Care Solution for Humanity” dengan menghadirkan Lembaga Kemanusiaan Nasional PKPU (Pos Keadilan Peduli Umat), Kementerian Luar Negeri, dan penyanyi era tahun 1990an, Yana Yulio.

Pemateri pertama, Presiden PKPU Human Initiative Agung Notowiguno menjelaskan bahwa PKPU lahir pada masa krisis ekonomi tahun 1998 yang melanda negara-negara ASEAN, termasuk Indonesia.

“Kondisi krisis ekonomi ini kemudian menjadi pembangkit bagi sekumpulan anak-anak muda Indonesia yang semangat dan termotivasi untuk bergerak melakukan aksi-aksi sosial di beberapa pelosok daerah di Indonesia,” kata Agung.

Selanjutnya Agung menjelaskan bahwa tepat pada tanggal 10 Desember 1999 lahirlah lembaga sosial bernama PKPU. Hingga kemudian PKPU ditetapkan menjadi Lembaga Amil Zakat Nasional oleh pemerintah.

“Kami menyadari bahwa ummat Islam Indonesia memiliki potensi dana yang besar yang diperoleh dari Zakat, Infaq dan Shodaqoh. Apalagi Indonesia merupakan negara yang terbesar penduduk muslimnya,” ujar Agung.

Pada akhir pemaparannya, Agung mengatakan bahwa sekarang PKPU tidak hanya mengurusi kegiatan-kegiatan sosial di Indonesia saja, namun sudah merambah ke negara-negara lain bahkan ke negara-negara yang sedang konflik.

Pemateri kedua, Staff Khusus Bidang Organisasi Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia Salman Al Farisi menjelaskan bahwa dirinya bertugas di Kementerian Luar Negeri untuk memfasilitasi organisasi-organisasi yang akan memberikan bantuan sosial ke Luar Negeri.

“Sudah lama kami Kemenlu mengenal PKPU ini, mulai berdiri hingga sekarang,” kata Salman.

“Apalagi saat ini PKPU sudah terdaftar di PBB, sebagai lembaga dengan status “Special Consultative Status” dari Economic and Social Council (Ecosoc),” lanjutnya.

Beberapa waktu lalu, menurut Salman, Kemenlu membantu dan memfasilitasi PKPU untuk memberikan bantuan kepada rakyat Nepal dan Somalia.

“Saran kami, PKPU tidak boleh lelah melayani siapa saja dan menjangkau yang lokasinya lebih jauh lagi,” pungkasnya.

Pemateri ketiga seorang artis era 1990an, Yana Yulio, mengungkapkan rasa kekagumannya kepada PKPU yang telah bekerja untuk ummat manusia tanpa membedakan agama, status dan golongannya. Di akhir pemaparannya, Yana menyampaikan saran kepada PKPU dan peserta talk show yang hadir.

“Saya mengajak kepada semua yang hadir di sini harus mau menjadikan diri kita agar bermanfaat untuk orang lain,” kata Yana.

“Berbagi rejeki kepada orang lain adalah sebuah keharusan. Di dalam rejeki kita ada sebagian rejeki yang bukan milik kita, maka harus dikeluarkan. Karena jika kita ambil sebagian rejeki yang menjadi milik orang lain tersebut, maka tidak akan bermanfaat bagi diri kita sendiri,” lanjut Yana di akhir pemaparannya.

Acara talk show ini dimeriahkan dengan penampilan tim nasyid Izzatul Islam (IZZIS).

Tim Nasyid Izzatul Islam dalam Islamic Book Fair 2017. (FOTO: SERUJI/Jarot Sumarjono)

Talk show ini menjadi acara penutup kegiatan Islamic Book Fair yang berlangsung mulai tanggal 3 hingga 7 Mei 2017 di Jakarta Hilton Convention Center (JHCC), Jakarta.

CJ: Jarot Sumarjono
EDITOR: Iwan Yuliyanto    

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Mengapa Riset di Indonesia ‘Mandul’? Belajar dari Thomas Edison-GE

Mengapa riset di perguruan tinggi kita mandul? Mengapa hanya menghasilkan dokumen  di rak-rak perpustakaan atau link internet yang hanya dibaca secara terpaksa oleh para mahasiswa yang sedang mengerjakan skripsi? Simak jawabannya di sini

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER