Survei LSI: Berbeda dengan Sandiaga, KH Ma’ruf Malah Mengurangi Elektabilitas Jokowi

0
263
  • 20
    Shares
Prabowo bersama Sandiaga Uno. (foto:istimewa)

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Lingkar Survei Indonesia (LSI) Denny JA merilis hasil survei yang mereka lakukan dari tanggal 12-19 Agustus yang diberi judul “Pilpres 2019, Siapa Unggul? Pertarungan Pilpres di Enam Kantong Suara”.

Enam kantung suara yang disurvei tersebut adalah; pemilih muslim, non muslim, masyarakat ekonomi rendah (wong cilik), perempuan (emak-emak), kaum terpelajar, dan milenial (pemilih pemula).

Dalam survei yang menggunakan metode multistage random sampling dengan margin of error ± 2.9 % tersebut, terlihat pengaruh calon Wakil Presiden (cawapres) terhadap elektabilitas calon Presiden (capres).

Loading...

Elektabilitas Jokowi sebesar 53,6 persen jika pemilih disodorkan pertanyaan hanya nama capres yang akan dipilih jika Pilpres berlangsung saat ini. Sementara Prabowo memiliki elektabilitas sebesar 28,8 persen.

Jika Jokowi dipasangkan dengan KH Ma’ruf Amin sebagai cawapres, maka tingkat keterpilihan Jokowi malah menjadi turun, tinggal 52,20 persen.

Baca juga: Survei LSI: Elektabilitas Jokowi-KH Ma’ruf Unggul 2 Digit Tinggalkan Prabowo-Sandi

Sebaliknya dalam survei wawancara tatap muka dengan responden menggunakan kuesioner terhadap 1200 orang ini, jika Prabowo dipasangkan dengan cawapresnya Sandiaga Uno, malah menaikkan elektabilitasnya menjadi 29,50 persen.

Hasil survei LSI Denny JA, elektabilitas capres tanpa cawapres.

Survei yang dilengkap dengan Focus Group Discussion (FGD), Analisis Media dan Indepth Interview ini, juga memperlihatkan kantong-kantong pemilih yang berhasil dimenangkan oleh pasangan capres-cawapres.

Jokowi-KH Ma’ruf memenangkan 5 dari 6 kantong pemilih. Sementara Prabowo-Sandiaga hanya memenangkan satu kantong, yaitu di pemilih kaum terpelajar saja.

Hasil survei LSI Denny JA, elektabilitas capres dengan cawapres dibandingkan dengan tanpa cawapres.

(ARif R/Hrn)

BERITA PILIHAN

TERBARU