Sukiman Azmi Pastikan Diri Maju di Pilkada Lotim

MATARAM – Mantan bupati Lombok Timur periode 2008-2013, HM. Sukiman Azmi memastikan diri maju dalam kontestasi Pilkada bupati 2018 mendatang. Ia mengaku telah mengantongi restu dari empat partai politik yang akan digunakannya sebagai kendaraan.

“Secara pribadi, saya belum mendeklarasikan diri untuk mencalonkan diri, tetapi sejauh ini sudah ada empat partai yang sudah siap dijadikan sebagai kendaraan.” terang mantan Dandim 1615 Lombok Timur ini, pada Kamis (16/2) lalu, sebagaimana dilansir Radar Lombok.

Ia memilih untuk maju kembali lantaran banyaknya desakan dan aspirasi warga yang memintanya untuk memimpin kembali kabupaten Lombok Timur. Lagi pula, lanjutnya, banyak sekali pekerjaan rumah yang Ia tinggalkan sewaktu menjabat dan belum selesai sampai sekarang.

“Sewaktu menjabat dulu, saya memang fokus dalam pembangunan infrastruktur, sedangkan pembangunan SDM,┬ámasih belum saya kerjakan. Itu yang membuat saya terpanggil.” imbuhnya lagi.

Soal pendamping, Sukiman juga mengaku sudah mengantongi nama. Namun, Ia enggan menyebut siapa kandidat yang akan mendampinginya nanti untuk bertarung di pilkada. “Nanti saja kalau sudah saatnya kita pasti umumkan. Yang jelas sudah ada.” katanya.

Calon wakil bupati yang akan mendampingi Sukiman, disebut-sebut berasal dari wilayah utara, mengingat Ia merupakan perwakilan dari putra Lombok Timur bagian selatan.

“Menurut saya sih penting juga pendamping dari wilayah lain, misalnya saya mewakili bagian selatan atau barat dan wakil saya nantinya mewakili wilayaj utara atau timur. Keterwakilan seperti ini penting dan akan menjadi kejuatan ampuh dalam melaksanakan pembangunan daerah.” Tutupnya.

EDITOR: Yus Arza

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Renungan Hari Tenang: Dari Indonesia Pusaka Hingga Tuhan Survei

Dan memang itulah tujuan tertinggi dari ritual pemilu. Kompetisi, adu gagasan, demonstrasi kepentingan, itu semua semacam gerak senam dan angkat beban dalam gymnasium.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.