Soal Makan di Atas Tanah, Kwarda Banten: Kesalahan Kecil Dari Banyak Kebaikan Pramuka

1
267
Ketua Kwarda Pramuka Banten, H. M. Masduki didampingi pengurus Kwarda Pramuka Banten dalam pembukaan Rakerda Gerakan Pramuka Kwarda Banten. Serang, 29 Maret 2017. (foto: SERUJI/Adi)

SERANG – Menanggapi pemberitaan negatif yang sempat menjadi viral di media sosial tentang anggota pramuka di daerah Kronjo Tangerang yang makan di atas tanah, ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Pramuka Banten, H. M. Masduki menanggapinya dengan santai.

Menurutnya hal tersebut tidak perlu dibesar-besarkan, karena itu hanya kesalahan kecil yang Pramuka lakukan dari banyaknya kebaikan yang Pramuka lakukan dalam mendidik generasi penerus bangsa.

“Fokus saja pada kebaikan yang Pramuka berikan untuk bangsa dan negara ini, Pramuka dari sejak kelahirannya telah banyak mendidik dan menghasilkan generasi yang berkualitas penerus bangsa dan negara ini,” ungkap Masduki kepada SERUJI setelah membuka Rakerda Pramuka Banten di Serang, hari ini, Rabu (29/3).

Masduki juga menambahkan bahwa apa yang terjadi kemarin di wilayahnya murni sebuah kekhilafan dalam berorganisasi.

“Manusia tempatnya salah dan lupa, yang terjadi kemarin adalah murni sebuah kekhilafan tanpa ada unsur kesengajaan. Jadi, kepada kakak-kakak pembina, di Banten khususnya, untuk tetap mendidik adik-adik kita anggota Pramuka agar menjadi generasi yang unggul dan berkualitas,” harapnya.

Lebih lanjut Masduki juga mengklaim bahwa secara umum Pramuka di Banten mengalami kemajuan dari tahun-tahun sebelumnya, mengingat jumlah anggota dan prestasinya yang semakin bertambah.

Senada dengan Masduki, Ustadz Yusuf Mansur dalam akun Instagramnya @yusufmansurnew mendukung pola pendidikan pramuka dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa.

“Saya ini anak Pramuka, sampai kapanpun tetap Pramuka. Guru-guru saya, kakak pembina di seluruh Indonesia adalah manusia yang pasti ada saja kesalahan, tapi beliau-beliau merupakan sosok luar biasa,” tulis Yusuf Mansur pada Selasa (28/3) kemarin.

Sementara itu Humas Kwarda Pramuka Banten Dodo Djuanda menganggap apa yang telah terjadi kemarin itu sudah selesai.

“Sudah selesai tidak perlu dibicarakan lagi, yang membuat kesalahan juga sudah minta maaf secara terbuka, mari kita kembali ke fokus utama tujuan gerakan Pramuka di Indonesia,” Ucap Dodo.

Sebagaimana diketahui beredar foto Pramuka makan beralaskan tanah dan rumput di sosial media minggu lalu. Setelah ditelusuri ternyata foto tersebut adalah merupakan bagian dari pengkaderan dan pelantikan anggota baru Saka Wira Kartika Koramil-13/Kronjo, yang dilaksanakan di Buper Pantai Satuan Radar 211 TNI-AU pada 17-19 Maret 2017.

Sementara Sekretaris Kwarcab Pramuka Kabupaten Tangerang, Dadang Sudrajat dalam siaran pers yang dikirim ke media pada hari Sabtu (25/3), telah memberikan klarifikasi terkait foto tersebut.

“Kami klarifikasikan bahwa semua itu hanya trik hukuman yang diberikan kepada peserta, karena pelanggaran disiplin jam Ishoma (Istirahat, Sholat dan Makan) yang tidak sesuai jadwal,” kata Dadang.

EDITOR: Iwan S

1 KOMENTAR

  1. E e eeh….. Yang namanya salah, biarpun kecil, sedang , atau besar…. Ya tetap saja SALAH bung…. !!!
    Ingat akan pepatah : KARENA NILA SETITIK, RUSAKLAH SUSU SEBELANGGA. pas kan, dengan pepatah tersebut…?!?!?

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Soekarwo

Soekarwo: Jelang Pilkada Suasana Politik Jatim Akrab

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Gubernur Jawa Timur Soekarwo menilai suasana politik di Jatim akrab dan tidak ada perpecahan menjelang pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak pada...

DPD: Indonesia Berbagi Pengalaman Atasi Terorisme

HANOI, SERUJI.CO.ID - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah Nono Sampono mengatakan Indonesia berbagi pengalaman mengatasi aksi terorisme dalam upaya mendorong langkah bersama mencegah kejahatan tersebut. Dalam...

PSI Galang Dana Publik Untuk Partai

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) akan menggalang dana donasi publik untuk pendanaan partai dan mendorong perbaikan iklim politik di Tanah Air. "Agar independen, hanya...
Anugerah Humas

Website ITS Sabet Juara II Anugerah Humas Perguruan Tinggi

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya berhasil menyabet peringkat dua dalam ajang Anugerah Humas Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Koordinasi Perguruan...
anggota DPR kaya raya

Fahri: Bambang Soesatyo Sudah Kaya Sejak Lama

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Sejak dilantik menjadi Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menggantikan Setya Novanto, nama Bambang Soesatyo terus menjadi sorotan publik. Foto-foto gaya...
loading...
fotozukifli

Paska Diperiksa, Ustadz Zukifli Muhammad Ali Diundang Live di TV Swasta Nasional

Berita tentang "penangkapan" ustadz baru-baru saja terjadi, dialami Ustadz Zukifli Muhammad Ali, yang ditetapkan sebagai tersangka dugaan menyebarkan kebencian berdasarkan SARA, lihat di berita...
tweet

Berjilbab Tapi Korupsi, Bukan Najwa Shihab

"Esensi Islam tidak terletak pada Pakaian yg dikenakan tapi pada Akhlak yg dilaksanakan (Gus Dur) Berhijab tp Korupsi, Najwa Sihab tak berhijab dapat Penghargaan Tokoh...
sumber: harianterbit

Peringatan 44 Tahun Peristiwa MALARI: Mengembalikan Reformasi yang Kita Mau

Pada 15 Januari 2018 lalu, bertepatan dengan 44 tahun Peristiwa 15 Januari 1974 yang lebih dikenal dalam catatan sejarah sebagai Peristiwa Malapetaka Lima Belas...