Soal Kunjungan Raja Salman, Pemerintah Jangan Hanya Menghibur Rakyat

6
488
Raja Salman di sambut Perdana Menteri Malaysia Najib Razak langsung di Bandara KLIA (foto BERNAMA)

JAKARTA – Kalau membaca fakta hari ini, Arab Saudi justru sedang kesulitan finansial. Mereka membutuhkan dana besar karena harga minyak yang jatuh, dan ragam kebutuhan mereka yang sangat tinggi sehingga mereka mau melepas 5% saham Aramco. Kalau dikatakan mau investasi di Indonesia, barangkali lebih tepat disebut kerjasama.

Penegasan ini disampaikan MH Zaelani Tamaka, Dosen UHAMKA Jakarta, dalam dialog dengan SERUJI, Senin (27/2).

Zaelani kandidat doktor UNJ ini berharap pemerintah jangan hanya menghibur rakyat tanpa mengajak rasional. Apa mungkin juga pemerintah dan DPR tidak paham kondisi yang sebenarnya, atau pura-pura tidak paham. Sehingga kunjungan Raja Salman diklaim sebagai keberhasilan pemerintah Jokowi.

“Saya agak terganggu dengan informasi-informasi soal kunjungan Raja Salman yang lebih hedonistik kehilangan makna sesungguhnya. Seharunya ada substansinya. Jangan hanya kulit-kulitnya saja. Ajak masyarakat rasional. Betulkah Raja Salman akan membawa Rp 320 Triliyun untuk investasi ? Sementara Saudi sendiri sedang membutuhkan dana cash besar hari ini.” tutup Zaelani.

EDITOR: Yus Arza

Langganan berita lewat Telegram
loading...
Loading...
BACA JUGA

6 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

TERBARU