Siklon Tropis Kenanga, BMKG Ingatkan Waspada Gelombang Tinggi di Bengkulu

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau warga mewaspadai potensi munculnya gelombang tinggi akibat siklon tropis Kenanga di wilayah Hindia barat daya Bengkulu.

“Siklon tropis Kenanga yang terpantau tumbuh pada Sabtu (15/12) bergerak menjauhi wilayah Indonesia dengan kecepatan 7 knots (13 km/jam) dengan tekanan terendah 990 mb dan kekuatan 50 knots (95 km/jam),” kata BMKG dalam keterangan tertulisnya, Ahad (16/12).

Siklon itu berpeluang menghadirkan gelombang laut dengan tinggi 2,5 meter hingga empat meter di beberapa wilayah termasuk perairan barat Kepulauan Mentawai, Perairan Enggano, Samudra Hindia barat Mentawai hingga selatan Banten, dan Laut Natuna Utara.

Sementara gelombang laut dengan ketinggian empat sampai enam meter menurut perkiraan BMKG bisa muncul di Perairan barat Kepulauan Mentawai, Perairan Enggano, Samudra Hindia barat Mentawai hingga selatan Banten, dan Laut Natuna Utara.

BMKG memantau pertumbuhan siklon tropis Kenanga pada Sabtu (15/12) pukul 19.00 WIB di wilayah Hindia barat daya Bengkulu, sekitar 1.240 kilometer sebelah barat daya Kerinci. Siklon bergerak ke timur tenggara dan kecepatan 6 knots (11 km/jam) dan kekuatannya 35 knots (65 km/jam). (Ant/SU05)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Diskursus Jernih DAS Citarum

Melalui seminar ini, BPK ingin berperan memperbaiki sungai sepanjang 300 kilometer yang didapuk oleh Bank Dunia sebagai sungai terkotor di dunia tersebut.

Nasionalisme Kita: Rizal Ramli, Tak berkompromi Dengan Urusan Harga Diri Bangsa

Saat ini Rizal mempersoalkan isu Freeport, kenapa kita beli? kan itu punya kita sendiri setelah berakhir kontrak dua tahun lagi? Lalu orang-orang yang tidak suka pikiran Rizal atau merasa professor pintar atau merasa Rizal oposisi yang iri sama Jokowi, mengolok-olok Rizal sebagai goblok atau pengkhianat atau iri dan dengki atau tidak faham, dan lain sebagainya.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER