Setelah Puji Jokowi, Kali ini Arief Poyuono Puji Puan Maharani

JAKARTA – Wakil Ketua Umum partai Gerindra, Arief Poyuono memuji sikap politisi PDIP Puan Maharani yang meminta persoalan pernyataan dirinya dan Pidato politisi partai Nasdem Victor Laiskodat, untuk diselesaikan secara kekeluargaan.

Arif menyebut sikap Puan menunjukan sikap seorang Pacasilain sejati.

“Puan politisi berbudi luhur dan Pancasilais, darah Soekarno mengalir pada diri Puan Maharani. Saya sangat menghargai beliau yang sangat bijaksana sebagai seorang politisi,” kata Arief lewat pesan tertulisnya, Kamis (10/8).

Lebih lanjut Arief mengatakan bahwa sikap Puan Maharani tersebut mengedepankan esensi dari Pancasila dalam menyelesaikan sebuah perbedaan di antara anak bangsa.

BACA JUGA:  Film G30S/PKI dan Upaya Waspadai Bahaya Laten

“Dia menjadi seperti oase di antara kehausan saling cakar antar politisi, antar partai, antar organisasi dan ideologi. Dia menjadi menjadi contoh,” katanya memuji.

Sebelumnya Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani meminta persoalan Arief Poyuono dan Victor Laiskodat yang menimbulkan kontrovesi di tengah masyarakat, diselesaikan secara kekeluargaan.

“Saya berharap politik itu harusnya dilakukan secara beretika dan santun. Jadi kalau ada hal-hal yang menimbulkan kesalahpahaman awalnya itu kita coba secara kekeluargaan dulu,” kata Puan di kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (9/8).

(IwanS)

BACA JUGA

Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

9 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Loading...

Enam Pilar Kemerdekaan Ekonomi Bangsa

Walaupun telah merdeka secara politik sejak tahun 1945, akan tetapi RI masih terus tergantung produk perusahaan-perusahaan asing hingga saat ini. Mulai dari bangun pagi ke bangun pagi berikutnya kita menggunakan dan mengkonsumsi produk-produk perusahaan asing.

Terpilih Sebagai Ketua Kadin Surabaya, Ali Affandi: Tantangan ke Depan Sangat Komplek

Menurut putra pertama Ketua Kadin Jatim La Nyalla Mattaliti ini, tantangan Surabaya kedepan sangat komplek. Terlebih JP Morgan mengatakan bahwa pada tahun 2020 akan terjadi krisis global. Untuk itu, katanya, Surabaya harus menguatkan diri dan membentengi para pengusaha agar tetap berdaya dan berjaya.

Tegaskan NasDem Tidak Minta-Minta Jatah Menteri, Paloh: Jika Diperlukan Boleh

"Kami tidak pernah minta-minta menteri, tergantung presiden saja; diperlukan NasBem boleh, tidak diperlukan juga tidak apa-apa," kata Paloh

Tidak Terbukti Ada Penggelembungan Suara Pileg 2019, MK Tolak Permohonan PKS

Dalam pertimbangan hukum yang dibacakan oleh Hakim Konstitusi Wahiduddin Adams, Mahkamah menyatakan dalil pemohon terkait tuduhan pengurangan suara bagi PKS dan penambahan suara bagi Partai Bulan Bintang (PBB) tidak benar.

Kongres V PDIP: Dihadapan Pimpinan Parpol, Mega Isyaratkan Puan Harus Jadi Ketua DPR RI

Mega mengisyaratkan kursi Ketua DPR RI akan diduduki oleh putrinya yang kini menjabat Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani.

Soal Impor Rektor, KSP: Yang Dimaksud Adalah Berkualifikasi Internasional Bukan Harus Asing

Deputi II Kantor Staf Presiden (KSP) Yanuar Nugroho menjelaskan, wacana pemerintah tersebut sebenarnya berkaitan dengan kualifikasinya berskala internasional, bukan soal kewarganegaraannya.

Tidak Terbukti Ada Penggelembungan Suara Pileg 2019, MK Tolak Permohonan PKS

Dalam pertimbangan hukum yang dibacakan oleh Hakim Konstitusi Wahiduddin Adams, Mahkamah menyatakan dalil pemohon terkait tuduhan pengurangan suara bagi PKS dan penambahan suara bagi Partai Bulan Bintang (PBB) tidak benar.

Dewan Pers Ingatkan Media untuk Terus Kawal Janji Politik Yang Dilontarkan Pada Pemilu 2019

Menjelang Pemilu 2019 media sibuk membahas tentang persoalan pemilu, namun setelah pemilu media seakan-akan diam.

Nilai Tidak Etis Parpol Pengusung Prabowo Gabung Pemerintah, Begini Kata Pakar Hukum Tata Negara

Saat Pilpres 2019 saling rebut kekuasaan, lantas saat kalah bergabung ke yang menang. Tidak Etis. Kata pakar HKTN ini.

Terbukti Langgar Kode Etik Saat Pemilu 2019, DKPP Copot Ketua KPU Sumut

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara (Sumut), Yulhasni diberi peringatan keras dan dicopot dari jabatannya oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi