Sertijab Hari Ini, Andika Perkasa Resmi Pimpin TNI-AD

JAKARTA, SERUJI.CO.ID –┬áSerah terima jabatan (sertijab) Kepala Staf TNI Angkatan Darat dari Jenderal TNI Mulyono kepada Jenderal TNI Andika Perkasa digelar┬ádi Markas Besar TNI AD, Jakarta Pusat, Kamis (29/11). Sertijab dipimpin langsung oleh Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.

Sertijab diawali dengan masuknya panji TNI Angkatan Darat “Kartika Eka Paksi”.

Seusai penyerahan panji, Mulyono dan Andika melaporkan kepada Hadi selaku inspektur upacara dan Panglima TNI bahwa serah terima jabatan telah dilakukan.

“Laporan resmi serah terima tugas, wewenang dan tanggung jawab kepala staf angkatan saya terima,” kata Panglima TNI.

“Serah terima jabatan telah dilaksanakan. Laporan selesai,” kata Mulyono.

Sejumlah tamu undangan turut hadir dalam upacara sertijab tersebut. Mulai dari Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal Yuyu Sutisna, Kepala Staf TNI Angkatan Laut Siwi Sukma Adji, Menko Polhukam Wiranto, Menhan Ryamizard Ryacudu hingga mantan Panglima TNI Jenderal (purn) Gatot Nurmantyo. Mereka duduk di kursi VVIP.

Presiden Jokowi pada Kamis (22/11), di Istana Negara, Jakarta, melantik mantan Panglima Kostrad (Pangkostrad) Jenderal TNI Andika Perkasa menjadi Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD), menggantikan Jenderal TNI Mulyono.

Pergantian KSAD dilakukan karena Jenderal TNI Mulyono yang akan memasuki masa pensiun di bulan Januari tahun 2019.

Andika Perkasa dilantik berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) RI Nomor 97/TNI/2018 tentang pemberhentian dan pengangkatan Kepala Staf Angkatan Darat yang petikannya dibacakan oleh Sesmil Marsekal Muda TNI Trisno Hendradi.

Kenaikan pangkat Andika dari Letjen menjadi Jenderal TNI, tertuang dalam Kepres Nomor 98 TNI tahun 2018 tentang Kenaikan Pangkat Dalam Golongan Perwira Tinggi TNI. (Ant/SU05)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Bantahan Survei Kompas, Filsafat Ilmu dan Kisah Angsa Hitam

Cara saya berterima kasih kepada Kompas justru memujinya ketika benar dan mengkritiknya ketika salah. Dan saya berkesimpulan dengan ilmu yang saya pelajari, Kompas telah salah menarik kesimpulan dalam publikasi surveinya di bulan Maret 2019.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER