Serangan Teror Bom Beruntun, Golkar Desak Penuntasan RUU Antiterorisme

0
13
Kondisi Gereja GPPS di Jalan Arjuna Surabaya, selepas peristiwa ledakan bom, Ahad (13/5/2018). (foto:Devan/SERUJI)

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Fraksi Partai Golkar mendesak para pihak terkait segera menyelesaikan Rancangan Undang-Undang tentang Antiterorisme sebagai respons atas aksi terorisme beruntun akhir-akhir ini.

“Fraksi Partai Golkar (FPG) merespons positif bahwa payung hukum tindak kejahatan terorisme harus diperkuat. Anggota Pansus RUU Antiterorisme dari FPG mendorong agar aktif menuntaskan RUU Antiterorisme segera dengan memperhatikan situasi negara yang genting atas aksi terorisme baru-baru ini,” kata Wakil Ketua Komisi I DPR dari Fraksi Partai Golkar Satya Widya Yudha dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (14/5).

Anggota DPR RI asal Jawa Timur itu mengatakan bom bunuh diri yang terjadi pada Ahad (13/5) di Surabaya, Jatim, merupakan aksi terorisme yang tidak bisa ditoleransi.

“Negara tidak boleh kalah terhadap tindak kekerasan yang mengakibatkan korban jiwa masyarakat sipil dan aparat keamanan tersebut,” kata Satya yang kediamannya hanya berjarak 100 meter dari lokasi bom bunuh diri di Gereja Santa Maria, Ngagel, Surabaya tersebut.

Pada Selasa-Kamis (8-10/5), aksi terorisme juga terjadi di Rumah Tahanan (Rutan) Cabang Salemba di Markas Komando Brimob, Depok, Jabar.

Satya menegaskan segala bentuk aksi terorisme yang terjadi di Indonesia harus diberantas karena akan mengganggu stabilitas keamanan nasional dan oleh karena itu, payung hukum atas tindakan terorisme harus diperkuat.

Ia mengakui pembahasan RUU Antiterorisme sampai saat ini masih belum selesai.

Dengan rentetan aksi terorisme dalam sepekan ini, lanjutnya, maka RUU Antiterorisme sudah urgen untuk kembali dibahas dan segera dituntaskan.

“Rentetan aksi terorisme saat ini menumbuhkan semangat bersama, bahwa RUU Antiterorisme sudah sangat urgen. Kami harap segera dituntaskan. Kami menunggu respon pemerintah untuk duduk bersama kembali, agar RUU Antiterorisme bisa disahkan dalam masa sidang berikutnya ini,” ujarnya.

Satya mengharapkan pihak pemerintah juga segera satu suara dalam menuntaskan RUU Antiterorisme.

“Saya dengar mayoritas fraksi di Pansus RUU Antiterorisme di DPR sudah sepaham dan bersatu, tinggal menunggu pihak pemerintah yang tampaknya belum satu suara, karena setiap merumuskan satu kalimat atau paragraf, pemerintah selalu minta waktu kembali untuk membahas secara intern di pemerintah. Jadi bolanya justru ada di pemerintah, kami menunggu,” paparnya.

Bahkan, sambungnya, jika memang dinilai sangat mendesak karena situasi darurat nasional atas aksi terorisme, maka pemerintah bisa mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu).

“Saya yakin DPR pun akan segera merespons positif,” kata Satya. (Ant/SU02)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA
tewas

Bencana Tanah Longsor di China, 5 Tewas

BEIJING, SERUJI.CO.ID - Bencana tanah longsor di Kota Chongqing, China, Ahad (20/5), merenggut lima nyawa warga dan melukai seorang. Pemerintah Kota Chongqing mengatakan bahwa lima korban...
tewas

Seorang Warga Aceh Tewas Tertimpa Pohon

LHOKSEUMAWE, SERUJI.CO.ID - Seorang warga di Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, diketahui tewas dalam kondisi tertindih reruntuhan bangunan dapur yang ringsek tertimpa pohon yang...
bus

Dishub Bantul Siapkan Ratusan Armada Angkutan Mudik

BANTUL, SERUJI.CO.ID - Dinas Perhubungan Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta menyiapkan 210 armada untuk angkutan pemudik atau warga yang pulang kampung ke daerah itu...

Letusan Freatik Merapi, Desa Kaliurang Alami Hujan Abu

MAGELANG, SERUJI.CO.ID - Kawasan Desa Kaliurang, Srumbung, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah terjadi hujan abu setelah letusan freatik kecil atau embusan dari Gunung Merapi pada...

Barca Menang Atas Sociedad pada Pertandingan Perpisahan Iniesta

BARCELONA, SERUJI.CO.ID - Tim juara Liga Spanyol Barcelona mengakhiri musim dengan kemenangan 1-0 atas tamunya Real Sociedad pada Ahad (20/5), berkat gol sensasional dari...