RSUD dr. Soetomo Sosialisasi Bahaya Konsumsi Antibiotik Berlebihan

1
140
  • 4
    Shares
dr. Harsono
Dirut RSUD dr. Soetomo Surabaya dr. Harsono (Foto: Setya/SERUJI)

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Sebagai antisipasi penggunaan obat antibiotik yang berlebihan dan tanpa menggunakan resep dokter, pihak RSUD dr. Soetomo Surabaya terdorong untuk mensosialisasikan bahaya konsumsi antibiotik tanpa resep dokter.

“Kalau mengkonsumsi berlebihan akan menimbulkan resistensi. Oleh sebab itu kami ingin memberikan penyadaran kepada masyarakat dengan melakukan sosialisasi bahaya antibiotik,” ungkap Dirut Dr. Soetomo Surabaya, dr. Harsono saat ditemui di Surabaya, Rabu (15/11).

Pria yang juga mantan bupati Ngawi ini mengatakan pihaknya mengimbau dengan sangat agar masyarakat tidak membeli antibitik tanpa resep dokter.

Loading...

“Karena yang tahu dosisnya, berapa banyak, berapa lama, itu dokter yang telah melakukan pemeriksaan terhadap pasien tersebut,” terang Harsono.

Khusus di RSUD dr.Soetomo Surabaya, Harsono mengatakan pihaknya mengeluarkan kebijakan yaitu tidak boleh menjual atau menggunakan obat yang tidak tercantum dalam Formularium Nasional (Fornas). Fornas adalah daftar obat yang disusun berdasarkan bukti ilmiah mutakhir oleh Komite Nasional Penyusunan Fornas.

“Obat yang masuk dalam daftar obat Fornas adalah obat yang paling berkhasiat, aman, dan dengan harga terjangkau yang disediakan serta digunakan sebagai acuan untuk penulisan resep dalam sistem Jaminan Kesehatan Nasional (JKN),” ujar mantan Kadinkes Jatim ini. (Setya/SU02)

loading...

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

TERBARU