Raja Salman Harus Tahu, Orang Indonesia Bukanlah “Mamluk” (Budak yang Miskin)


JAKARTA – Posisi Indonesia dimata Arab Saudi belumlah seimbang. Meski tiap tahunnya mengirim Ratusan ribu jamaah haji dan umroh. Namun karena banyak TKI bermasalah, menjadikan posisi Indonesia masih “kasta bawah” bagi Saudi.

Dr. Mu’ti , Dosen UIN Syarif Hidayatullah Jakarta mengajak, saatnya pemerintah Indonesia  memanfaatkan momentum kunjungan Raja Salman untuk melakukan negosiasi bisnis dan politik.

“Pemerintah Indonesia harus mampu meyakinkan Raja Salman dan rakyat Saudi bahwa bangsa Indonesia bukanlah orang “ajam” yang bodoh dan “mamluk”, budak yang miskin, “ tegas Mu’ti, Kamis (2/3).

Indonesia, tambahnya, harus dapat melakukan negosiasi bisnis dan bargaining politik. Terutama terkait dengan Tenaga Kerja Indoensia, terkhusus TKW (Tenaga Kerja Wanita).

“Selama puluhan tahun masalah TKI ini menjadi batu kerikil hubungan dua negara, Indonesia dengan Saudi,” tegas Mu’ti yang juga Sekum PP Muhammadiyah.

“Masalah kekerasan fisik dan seksual serta pelanggaran hak asasi manusia seakan tidak tersentuh hukum,” tambah Mu’ti.

EDITOR: Yus Arza

2 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Tragedi Lion Air JT-610: Momentum Peningkatan Kesadaran Hukum Keselamatan Penerbangan

Hasil penelitian penyebab kecelakaan penerbangan yang dilakukan Komisi Nasional Kecelakaan Transportasi (KNKT) hanya merupakan masukan secara tertutup kepada Pemerintah sebagai bahan evaluasi untuk pencegahan antisipasi agar tidak terulang lagi penyebab kecelakaan yang sama.

3 Kunci Sukses Pasarkan Properti Saat Wabah Covid-19

Webinar ini sendiri sengaja diadakan oleh Lamudi untuk membantu para pangembang properti memasarkan produk mereka agar tetap mendapatkan hasil yang maksimal di tengah pandemi corona.

Pasca Kecelakaan Tulang Belakang, Kaki Sering Nyeri dan Perih, Apa Sebabnya?

Pada 16 tahun yang lalu saya pernah kecelakaan dan tiga ruas tulang belakang remuk. 3 bulan awal kaki kiri saya tidak bisa berjalan, 6 bulan berikutnya sudah bisa jalan walaupun tidak sekuat kaki kanan, sampai sekarang.

Breaking News: Akhirnya, Presiden Jokowi Putuskan Tes Massal Covid-19

Tidak mengambil kebijakan Lockdown, Presiden Jokowi akhirnya lebih memilih melakukan tes massal Covid-19.

Tahukah Anda, Berwudhu Dapat Kurangi Risiko Tertular Virus Corona?

Berwudhu merupakan kegiatan yang tak bisa dipisahkan dari muslim.. Tahukah anda bahwa berwudhu bisa mengurangi resiko tertular virus Corona?

Cegah Kepanikan, AMSI Imbau Media Kedepankan Kode Etik dalam Pemberitaan Wabah Corona

Wens menjelaskan beberapa langkah yang harus dilakukan media-media anggota AMSI dalam pemberitaan terkait virus Covid-19 tersebut.

Fahira: Milenial Butuh Teladan, Bukan Tik Tok untuk Membumikan Pancasila

"Membumikan Pancasila secara populer sah-sah saja, tetapi yang dibutuhkan millenial saat ini bukan itu. Milenial butuh teladan dari para penyelenggara negara dan para pemimpin bangsa," kata Fahira

TERPOPULER

close