Puluhan Kios di Pasar Pameungpeuk Garut Ludes Terbakar

GARUT – Kebakaran melanda Pasar tradisional Pameungpeuk, Kabupaten Garut, Rabu (28/6) malam. Akibat kebakaran tersebut sedikitnya 40 kios di pasar tersebut ludes terbakar.

Seorang warga sekitar Pasar Pameungpeuk, Nuri mengatakan, hingga pukul 21.00 WIB kobaran api terus terlihat membesar membakar bangunan pasar.

“Apinya besar, merembet ke kios-kios yang ada di Pasar Pameungpeuk,” kata Nuri.

Ia menuturkan, kebakaran tersebut diketahui sekitar pukul 20.00 WIB, menyebabkan warga dan pemilik kios berusaha memadamkan kobaran api tersebut.

Menurut dia, ada puluhan kios yang menjual berbagai jenis barang ludes terbakar. Pedagang berusaha menyelamatkan barang yang belum habis terbakar.

Kebakaran pasar tersebut membuat panik sejumlah warga dan pemilik kios lalu berusaha memadamkan api dengan sumber air seadanya dan menyelamatkan barang yang belum terbakar.

Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 23.00 WIB setelah mobil pemadam kebakaran diturunkan dibantu kepolisian, TNI serta masyarakat setempat.

“Satu mobil pemadam kebakaran sudah datang, meskipun terlambat karena jalannya macet,” kata Nuri.

Kebakaran tersebut mendapatkan perhatian warga dan pengendara yang melewati jalur menuju objek wisata pantai itu. Akibatnya arus kendaraan di jalur tersebut menjadi macet, sehingga polisi berupaya mengatur arus lalu lintas di jalan tersebut.

Saat ini, kepolisian sedang menyelidiki penyebab kebakaran Pasar Pameungpeuk itu.

“Masih dilidik oleh Polres dan Tim Labfor (Laboratorium Forensik) untuk mencari penyebab kebakaran,” kata Kepala Bidang Humas Polda Jabar Kombes Pol Yusri Yunus, Kamis (29/6), dilansir dari Antara.

Ia menuturkan, hasil pemeriksaan sementara diduga kebakaran karena adanya korsleting listrik, kemudian membakar sebagian besar bangunan pasar tersebut sekitar pukul 20.00 WIB.

Kebakaran pasar terbesar di Kecamatan Pameungpeuk itu, kata Yusri, tidak menimbulkan korban jiwa, hanya kerugian materi akibat barang dan kios terbakar.

“Korban jiwa tidak ada, jumlah kios yang terbakar 40 kios, kerugian ditaksir Rp2 miliar,” katanya. (IwanY)

Sumber:Antara

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER