Provokasi Umat Tidak Taati Ketua MUI, Anggota MUI Dinilai Lakukan Perbuatan Tak Patut

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Anggota Komisi Hukum dan Perundang-undangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Abdul Chair Ramadhan dinilai telah melakukan perbuatan tidak patut dan diluar adat kesopanan keulamaan.

Hal ini disampaikan Ketua Komisi Dakwah dan Pengembangan MUI KH Cholil Nafis, menyikapi perbuatan Abdul Chair yang telah menyerukan kepada massa aksi 64, agar tidak menghiraukan pernyataan Ketua Umum MUI KH Ma’ruf Amin yang menghimbau memaafkan Sukmawati Soekarnoputri.

Seruan Abdul Chair itu disampaikan saat aksi massa umat Islam di depan Bareskrim Polri, Gambir, Jakarta, Jumat (6/4) kemarin.

KH Cholil menjelaskan bahwa Ketua Umum MUI adalah simbol dari sebuah organisasi. Manurutnya, sudah sepatutnya anggota organisasi menuruti apa yang dikatakan oleh sang Ketua Umum.

“Kita sebagai anggota tentunya manut terhadap yang disampaikan Ketua Umum. Jika ada hal yang kurang sependapat ada mekanisme musyawarah, ada mekanisme rapat, tidak baik ketika menjawab di luar padahal tidak pernah dibahas di dalam sebelumnya,” kata KH Cholil sebagaimana dilansir CNNIndonesia, Sabtu (7/4).

Ditegaskan KH Cholil Nafis bahwa sikap Abdul Chair tidak serta merta menunjukkan jika ada friksi atau pun perlawanan terhadap KH Ma’ruf Amin di MUI. “MUI kompak dan solid,” tegasnya.

Sementara itu, MUI berencana akan memanggil Abdul Chair untuk melakukan klarifikasi atas pernyataannya tersebut.

“Kita akan lakukan pembicaraan. Dia akan saya panggil hari Selasa untuk klarifikasi apa benar pernyataan itu. Kalau benar, ya Anda di luar saja,” ungkap Wakil Ketua Komisi Hukum dan Perundang-undangan MUI Ikhsan Abdullah, di Jakarta, Sabtu (7/4).

Ikhsan menyayangkan pernyataan Abdul Chair tersebut, yang dinilai telah memprovokasi umat, dan tidak menggunakan mekanisme internal MUI mengungkapkan perbedaan pandanngannya dengan Ketua MUI.

“Kalau seperti itu namanya liar. Apalagi memprovokasi umat untuk tidak menaati seruan Kiyai Ma’ruf,” pungkasnya. (ARif R/Hrn)

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

Sambut Festival Belanja Lajang 11.11, Ecovacs Robotics Beri Promo Diskon Hingga 55%

Perusahaan penyedia Robot Rumah Tangga, ECOVACS ROBOTICS, akan meberikan promos diskon besar-besaran hingga 55% untuk berbagai produk unggulan seperti DEEBOT OZMO T8 AIVI, DEEBOT OZMO T8, dan DEEBOT U2 PRO.

150 Ide Bisnis Terbaik Siap Bersaing dalam DSC XI

Program Initiator DSC XI, Edric Chandra mengungkapkan dii tengah kondisi perekonomian yang masih belum stabil lantaran pandemi COVID-19, semangat gerakan wirausaha justru diterima oleh DSC XI.

Kembali Terjadi, Ratusan Kader Militan PDIP Alihkan Dukungan ke Machfud-Mujiaman

Kader yang tergabung dalam kelompok yang menamakan diri Banteng Ketaton tersebut mendeklarasikan dukungannya pada Ahad (8/11) kemarin di daerah Pandegiling yang dikenal sebagai jantungnya PDI Perjuangan di Surabaya.

Tekan Hoaks Selama Pilkada 2020, AMSI Gelar Cek Fakta di 16 Wilayah

Kegiatan Cek Fakta sebagai bentuk kontribusi AMSI kepada publik dengan memberikan informasi yang bermutu selama masa Pemilihan Kepala Daerah 2020 dan menekan hoaks (mis/disinformasi) yang berpotensi beredar selama berlangsungnya masa kampanye dan Debat Pilkada 2020.

TERPOPULER