Presiden: Sejarah Kelam Kekejaman PKI Jangan Terulang

1
83
pancasila
Presiden Jokowi pimpin Upacara Kesaktian Pancasila di Lubang Buaya, Ahad, 1/10/2017. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Presiden Joko Widodo mengingatkan sejarah kelam kekejaman PKI jangan sampai terulang kembali di Indonesia saat sekarang dan yang akan datang.

Hal itu diungkapkan Presiden Jokowi usai memimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Kompleks Monumen Pancasila Sakti Lubang Buaya Jakarta, Sabtu (1/10).

Untuk itu, kata Jokowi, semua elemen bangsa harus memegang teguh Pancasila dan menjaga kesatuan serta tidak memberi ruang ideologi-ideologi yang bertentangan dengan dasar negara Indonesia.

“Jangan beri ruang ideologi-ideologi lain yang bertentangan dengan pancasila. Apalagi memberi ruang terhadap PKI,” tegas Presiden.

Jokowi juga menegaskan bahwa posisi pemerintah sangat jelas, yakni memegang teguh TAP MPRS Nomor 25 Tahun 1966.

“Artinya komitmen kita, menurut saya, jelas karena di TAP MPRS Nomor 25 Tahun 1966 bahwa PKI itu dilarang. Jelas sekali. Tidak perlu diulang-ulang,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Presiden mengajak seluruh elemen bangsa dan memerintahkan TNI-Polri serta seluruh lembaga-lembaga pemerintah untuk bersama-sama bersinergi membangun bangsa, membuat rakyat tenang dan tentram serta bersatu padu menghadapi persaingan global.

Dalam peringatan Hari Kesaktian Pancasila, Presiden Jokowi menjadi inspektur upacara yang dilaksanakan di Kompleks Monumen Pancasila Sakti Lubang Buaya Jakarta, Sabtu.

Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Pancasila itu dimulai pada pukul 08.00 WIB.

Selain Wakil Presiden Jusuf Kalla yang mendampingi Jokowi, hadir sejumlah pejabat negara di antaranya Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Wiranto, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Pandjaitan, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendi, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Kepala Kantor Staf Kepresidenan Teten Masduki.

Sedangkan jajaran TNI-Polri lengkap hadir Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, KASAD Jenderal TNI Muljono, KASAL Laksamana TNI Ade Supandi, KASAU Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian.

Bertindak sebagai perwira Upacara Kasgartap I/Jakarta Brigjen TNI AAB Maliogha dengan Komandan Upacara Kepala SPN Polda Metro Jaya Kombes Pol Ady Wibowo.

Sementara itu, pejabat yang juga berlaku sebagai petugas upacara antara lain Pembaca Teks Pancasila Ketua DPD RI Oesman Sapta Odang, Pembaca Naskah Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 Ketua MPR RI Zulkifli Hasan.

Sementara bertindak sebagai Pembaca dan Penandatangan Ikrar Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah dan Pembaca Naskah Doa Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin. (Ant/SU02)

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Ketua MPR: Delapan Parpol Setujui Miras Dijual Bebas

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR RI) Zulkifli Hasan mengungkapkan, saat pembahasan Rancangan Undang-Undang tentang peredaran minuman keras (RUU Miras) di DPR, ada...
Tolak LGBT

Ketua MPR: Lima Fraksi Setujui Perilaku LGBT

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Zulkifli Hasan mengungkapkan ada lima fraksi di DPR RI yang menyetujui perilaku lesbian, gay, biseksual, dan transgender...
Beras impor

Ganjar: Jateng Tak Perlu Beras Impor

SOLO, SERUJI.CO.ID - Gubernur Provinsi Jawa Tengah Ganjar Pranowo menegaskan wilayahnya tidak perlu beras impor, karena sebentar lagi memasuki musim panen. "Kami tidak perlu beras impor,...
coklit pilkada banjar

Coklit Pilkada Banjar, Cawalkot Ade Uu Pertama Disambangi Petugas

KOTA BANJAR, SERUJI.CO.ID - Para petugas KPU Kota Banjar dan penyelenggara serta pengawas lengkap, pada Sabtu (20/1) siang, melaksanakan pencocokan dan penelitian data pemilihan atau...
rakerda pemenangan djarot-sihar

Hadiri Rakerda Pemenangan Djarot-Sihar, Ini Pesan Mega Pada Kader

MEDAN, SERUJI.CO.ID - Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri menghadiri Rapat Kerja Daerah (Rakerda) PDI Perjuangan untuk Pemenangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur...
loading...
cj

Farid Majdi: Hukum Telah Dilihat Sebagai Bagian dari Kejahatan?

Hukum di Indonesia saat ini menjadi sorotan publik, ketika berbagai kasus yang terjadi di tingkat penegak hukum: kepolisian, jaksa, pengacara bahkan hakim, mencuat dan...

Partai Dan Pilkada

Tahun ini sampai 2020 merupakan tahun politik.  Mulai dari pilkada serentak ditahun 2018 dilanjutkan dengan pemilu legislatif dan pemilihan presiden.  Helat yang dilaksanakan sekali...
KH Luthfi Bashori

Tatkala Maut Menjemput

Tatkala maut akan menjemput kita, sudahkah kita mempersiapkan diri untuk itu? Teringat Nabi Dawud dalam gubahan kisah ringan, tatkala Beliau dikunjungi malaikat Izrail, maka terjadilah...