Presiden RI Kembali Berkurban di Sumbar Untuk Idul Adha 2017


PADANG – Presiden Jokowi kembali berkurban untuk ketiga kalinya di Sumatera Barat (Sumbar). Pada Idul Adha Tahun 2017 ini, berat sapi Jokowi untuk masyarakat Sumbar mencapai 1 ton.

Sapi yang berasal dari Kabupaten Agam itu akan disembelih di halaman masjid raya Sumbar di Padang.

“Sapi kurban Presiden ini dicarikan Dinas Peternakan. Beratnya sedikit turun. Tahun 2016 lalu, berat sapi Presiden mencapai 1,2 ton. Tapi, tetap kita syukuri,” kata Ketua Panitia Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) Sumbar, Ali Asmar saat ditemui SERUJI diruang kerjanya, Senin, (28/8).

Daging sapi kurban Presiden ini, akan dibagikan untuk masyarakat di sekeliling masjid raya Sumbar. Termasuk fakir-miskin dilingkungan sekitar, dan juga dibagikan ke panti asuhan.

Selain sapi Presiden, sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkup Pemprov Sumbar, juga berinisiatif untuk melaksanakan kurban bersama di kantor Gubernur Sumbar. Kemudian, Dharmawanita Pusat melalui Dharmawanita Sumbar juga menyalurkan satu ekor hewan kurban di Kota Padang.

“Hewan kurban OPD Pemprov mencapai 9 ekor,” terang Ali Asmar. (ER Chaniago/Hrn)

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

BUMN, Pseudo CEO, dan Efek Negatifnya

vonis hakim menunjukkan bahwa sejatinya Karen bukan direktur sesungguhnya. Bukan direktur utama yang sesungguhnya. Bukan CEO. Karen hanyalah seorang direktur semu. Seorang direktur-direkturan.

Fahira: Milenial Butuh Teladan, Bukan Tik Tok untuk Membumikan Pancasila

"Membumikan Pancasila secara populer sah-sah saja, tetapi yang dibutuhkan millenial saat ini bukan itu. Milenial butuh teladan dari para penyelenggara negara dan para pemimpin bangsa," kata Fahira

Begini Ciri Rumah Idaman untuk Pasangan Muda

Beberapa waktu lalu, portal properti Lamudi melakukan survei tentang rumah impian bagi pasangan muda, survei tersebut dilakukan kepada 100 pasangan yang baru menikah. Inilah hunian idaman untuk pasangan muda.....

5 Alasan Kita Perlu Membuat Undangan Pernikahan Digital

Kini era sudah berubah. Kini ada sebuah cara baru untuk mengirim undangan pernikahan. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan situs desain online, di mana kita bisa menciptakan desain sendiri, juga memanfaatkan Internet untuk mengirimkannya.

Inilah Tulisan AR Baswedan Bantah Tudingan Gerakan Islam Bertentangan dengan Pancasila

AR Baswedan menyebut, pihak-pihak yang sering mempertentangan gerakan Islam dengan Pancasila justru adalah pihak-pihak yang pada hakikatnya tidak paham Pancasila. Justru sebaliknya, pemuka-pemuka ahli pikir Islam memberi pengertian-pengertian yang baik tentang Pancasila yang keluar dari keyakinan yang kuat.

Antisipasi Pelambatan Ekonomi, Ketua DPD Kumpulkan Kadin Provinsi se Indonesia

“Saya sengaja mengumpulkan para ketua umum Kadin provinsi, karena hari ini kita menghadapi masalah serius di sektor dunia usaha dan dunia industri," kata La Nyalla

Kontroversi Omnibus Law, Fahira: Wujud Frustasi Pemerintah atas Kemendegkan Ekonomi

Omnibus Law RUU Cipta Kerja (sebelumnya Cipta Lapangan Kerja atau Cilaka) dinilai sebagai bentuk rasa frustasi pemerintah atas kemandegkan ekonomi yang terjadi lima tahun belakangan ini.

TERPOPULER

Lima Macam Riba Yang Diharamkam

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama
close