Presiden PKS: Ambil Pelajaran dari Kesaktian Pancasila

0
69
Presiden Partai Keadilan Sejahtera H. Moh. Sohibul Iman, Ph.D

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mohamad Sohibul Iman menyatakan berbagai elemen masyarakat perlu mengambil pelajaran dari Hari Kesaktian Pancasila yang merupakan hari yang sangat monumental dalam sejarah nasional.

“Ambil pelajaran dari sejarah bangsa, tidak dalam posisi memusuhi si A atau si B, kita tak ada pretensi mengklaim atau menyudutkan orang, tapi mengambil fakta sejarah,” kata Mohamad Sohibul Iman dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Sabtu (30/9).

Menurut Sohibul, mengenang suatu peristiwa sejarah tidak perlu hingga menimbulkan friksi dan permusuhan di tengah masyarakat.

Presiden PKS mengimbau kader dan juga masyarakat, agar mengikuti imbauan pemerintah untuk mengibarkan bendera setengah tiang pada 30 September, sebagai tanda berkabung dan memasang bendera tiang penuh pada 1 Oktober.

Sedangkan terkait isu kebangkitan PKI, ia menyebutkan bahwa merujuk kepada Tap MPRS No 25 tahun 1996, Negara Kesatuan Republik Indonesia masih melarang berdiri PKI. Namun, lanjutnya, berhubungan dengan pihak-pihak seperti anak keturunan yang terlibat PKI harus dengan rasa kemanusiaan dan hak asasi.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal DPP PKS Mustafa Kamal mengatakan, PKS mendukung program yang diprakarsai Tentara Nasional Indonesia (TNI), untuk melaksanakan kegiatan peringatan peristiwa 30 September dengan nonton bersama (nobar) film “Penumpasan Pengkhianatan G30S/PKI”.

“Kegiatan itu telah disetujui Pemerintah Indonesia, terutama Menteri Dalam Negeri dan Menteri Pertahanan. PKS pun setuju dan ikut mengimbau struktur, kader, serta simpatisan untuk ikut mendukung segala kegiatan peringatan G30S/PKI,” ujar Mustafa Kamal.

Mustafa juga menyarankan selain melakukan nobar juga ada diskusi dalam rangka membahas film bersama narasumber, baik dari kalangan akademisi, saksi sejarah, atau pakar lainnya.

Sebagaimana diwartakan, Kepala Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP PIP) Yudi Latif mengatakan bahwa bangsa Indonesia tidak perlu mencari ideologi lain di luar Pancasila.

“Pancasila sudah terbukti menyelamatkan kita dari berbagai ujian sejarah. Marilah kita jalankan saja Pancasila secara sungguh-sungguh dan konsisten,” kata Yudi di Jakarta, Jumat (29/9).

Pancasila, ujar dia, merupakan titik keseimbangan Indonesia sebagai negara majemuk serta sebagai titik tuju pemberi orientasi ke mana bangsa ini akan diarahkan. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Beton LRT rubuh

Sandiaga: Proyek LRT Kelapa Gading-Velodrome Tidak Terhambat

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan telah mendapatkan informasi terkait ambruknya konstruksi pembangunan proyek "Light Rail Transportation" (LRT) dan menjamin...
Tolak LGBT

Fraksi PKS Perjuangkan Larangan Terhadap Perilaku LGBT

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini mengatakan pihaknya dengan tegas memperjuangkan agar Panitia Kerja RUU KUHP dapat memasukkan larangan terhadap perilaku lesbian, gay,...
Sekjen Golkar 2018

Airlangga Tunjuk Letjen Lodewijk Jadi Sekjen Golkar

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto menunjuk Letjen (Purn) Lodewijk Freidrich Paulus menggantikan Idrus Marham sebagai Sekjen DPP Golkar masa bakti...

Polda Sumut Ungkap Peredaran Narkotika Jaringan Sindikat Internasional

MEDAN, SERUJI.CO.ID - Polda Sumut kembali mengungkap peredaran narkotika jaringan sindikat internasional Malaysia, Aceh, Pakanbaru, dan Medan. Tiga orang tersangka terpaksa diberikan tindakan tegas...
bandar narkoba

Bandar Narkotika Jaringan Malaysia Ini Hanya Divonis 20 Tahun

MEDAN, SERUJI.CO.ID - Ali Akbar alias Dek Gam (34) warga Desa Gelanggang Teungoh, Kabupaten Biruen, lolos dari hukuman mati. Pemuda ini hanya dijatuhi hukuman...
loading...
Pariwisata Bali

Sisi Lain Pariwisata Bali

Ketika mendengar nama Bali, orang akan membayangkan pantai Kuta yang Indah dengan para bule berjemur memakai bikini. Ditengah hamparan pasir pantai yang landai dan...

Lihatlah ke Bawah, Lalu Bersyukurlah

Ambang kebahagiaan orang memang tidak sama, ada orang yang karena keterbatasan ekonomi, bisa makan nasi dengan sambal dan ikan asin saja sudah bisa merasakan...
Warok Polisi Ibukota

Sangarnya Warok-Warok Polisi Ibukota

Menyaksikan polisi sedang mengatur lalu lintas, mengamankan unjuk rasa atau mengungkap kasus kejahatan adalah hal yang lumrah. Demikian pula menyaksikan pertunjukan Reog, bukan sesuatu...