Presiden: Pelaku Teror Bom Tidak Bermartabat Libatkan Anak-Anak

0
19
Presiden Jokowi saat mengunjungi korban ledakan bom gereja di RS Bhayangkara, Surabaya, Ahad (13/5/2018) (foto:Setya/SERUJI)

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Presiden Jokowi menyesalkan betapa tidak bermartabatnya pelaku teror karena melibatkan anak-anak kecil dalam aksi mereka.

“Saya mengajak kita semuanya, utamanya pada para mubalig agar bisa dan bersama-sama kita sampaikan, mengenai betapa tidak bermartabatnya aksi teror tersebut, saya lihat sendiri secara langsung, bagaimana teroris membawa dua anak kecil yang umurnya 9 tahun dan 12 tahun,” kata Presiden Jokowi dalam acara Halaqah Nasional Hubbul Wathon dan Deklarasi Gerakan Nasional Muballigh Bela Negara di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta Timur, Senin (14/5).

Ia menambahkan, dua anak kecil itu diturunkan sendiri oleh ayahnya dari mobil, digandeng oleh ibunya masuk ke halaman gereja lalu meledakkan diri bersama-sama.

Presiden mengaku melihat langsung jenazah anak-anak itu dan merasa sangat prihatin serta terpukul.

“Mayatnya saya masih lihat. Bomnya ditaruh di bom sabuk. Anaknya diberi, ibunya juga diberi,” katanya.

Teror yang melibatkan anak kecil kata Presiden kembali terjadi pada Senin (14/5) pagi karena anak umur 8 tahun dan 15 tahun turut serta di tempat kejadian perkara.

“Tadi pagi juga sama, membawa anak kecil lagi. Tadi saya juga baru dapat informasi, ada anak yang dibawa lagi, umur 8 tahun, umur 15 tahun,” kata Presiden.

Mantan Gubernur DKI itu sangat prihatin dengan rangkaian pengeboman yang terjadi di Tanah Air dan mengajak seluruh pihak untuk melawan terorisme.

“Kemarin tiga bom di Surabaya, dan malamnya, tadi malam masih ada lagi bom di Sidoarjo, tadi pagi juga masih ada bom lagi di Surabaya,” katanya. (Ant/SU02)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA

RUU Antiterorisme Atur Ancaman Teroris Libatkan Anak

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Anggota Panitia Khusus Rancangan Undang-Undang tentang perubahan UU nomor 15 tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme, Dave Laksono mengakui ada pasal...

Persebaya Alami Krisis Lini Belakang

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Kesebelasan Persebaya Surabaya mengalami krisis lini belakang saat menghadapi pertandingan "Derby Suramadu" melawan Madura United dalam laga pekan ke-10 Liga 1...
jokowi, joko widodo

RUU Terorisme Disahkan, Ini Tanggapan Presiden Jokowi

KUNINGAN, SERUJI.CO.ID - Presiden Jokowi memberikan tanggapan terkait Peraturan Presiden (Perpres) setelah disahkannya Revisi Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme menjadi Undang-Undang. "Perpres akan membahas teknis, hanya...

Pansus: Pemerintah Keluarkan PP Usai RUU Terorisme Disahkan

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Ketua Panitia Khusus revisi UU nomor 15 tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme, Muhammad Syafi'i meminta pemerintah mengeluarkan Peraturan Pemerintah...

DPR Setujui RUU Terorisme Jadi UU

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Rapat Paripurna DPR pada Jumat (25/5) pagi menyetujui Rancangan Undang-Undang tentang Perubahan atas UU nomor 15 tahun 2003 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah...