Presiden Ingatkan Perlunya Jaga Kerukunan Antar Warga

5
47
jokowi, joko widodo
Presiden Joko Widodo.

JAKARTA – Presiden Joko Widodo kembali mengingatkan perlunya menjaga kerukunan antar warga bangsa di Indonesia di tengah keberagaman.

“Pesan saya sangat jelas bahwa kita ini harus rukun dengan saudara-saudara kita, karena sekali lagi kita adalah saudara sebangsa dan setanah air,” kata Presiden Jokowi.

Presiden menyatakan hal itu di hadapan santri dan santriwati Ponpes Nurul Islam di Jalan Pangandaran Antirogo Sumber Sari Kabupaten Jember, Jawa Timur, Sabtu (12/8).

Di Ponpes yang dipimpin KH Muhiddin Abdusomad itu, Presiden Jokowi meresmikan pembangunan masjid dan pembangunan asrama putri.

Di awal pertemuan itu, seorang santriwati bernama Nanda Dalila sempat membacakan puisi untuk Presiden Jokowi.

“Saya tadi sudah dibacakan puisi oleh Dalila, ya sudah saya beri sepeda satu,” ujar Jokowi.

Presiden juga memberikan dua sepeda untuk santri lain yang berhasil menjawab pertanyaan yang diajukan.

“Sepeda yang saya berikan itu bukan sepeda biasa, karena sepedanya khusus dan diberi tulisan ‘Hadiah Presiden Jokowi’. Itu yang mahal itu, tulisannya,” ucapnya, sambil tersenyum.

Presiden juga mengingatkan Indonesia adalah negara besar dengan penduduk Muslim terbesar di dunia.

“Orang tidak tahu, terutama orang luar negeri. Oleh sebab itu ini sering saya ulangi ketika kunjungan keluar negeri,” ujarnya. (Hrn)

SUMBERAntara
BAGIKAN
loading...

5 KOMENTAR

  1. Kalau cuma bisa ngomong tanpa kemampuan untuk melaksanakan, tak diindahkan oleh permbantu2, apa gunanya pak…lain yg diomongin lain pula yg dilaksanakan..Tengoklah yg benar pak..kami Islam sudah dihabisi dimana2. Umat ditembaki, ulama difitnah dan dikriminalisasi, ormas dibubarkan, media diblokir, Islam dinistai di dunia nyata apalagi maya. Yg melakukan semuanya pendukung Bapak kaum kafir-munafik. Jadi hemat saya…akan jauh lebih bijak jika pesan “menjaga kerukunan” ini bapak sampaikan kependukung bapak. Ke sdr.Tito, Luhut, Megawati, Surya Paloh, Wiranto, Said Aqil, Nusron, Ade Armando, Guntur Romli, Syafii Maarif, Media Kafir, JASMEV, Baju kotak2,….ahhh kalau saya rinci mungkin menghabiskan beribu2 rim kertas….pokoknya ke pendukung Bapak kaum kafir-munafik.

  2. Apabila penegakan hukum dilaksanakan seadil adilnya tanpa pandang bulu, tanpa tebang pilih, tanpa tumpul keatas tajam kebawah niscaya kerukunan hidup dimasyarakat akan terjalin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA TERBARU

Bupati Malinau Hadiri Rapat Paripurna DPRD Penetapan APBD 2018

MALINAU, SERUJI.CO.ID - Bupati Malinau hadiri rapat paripurna ke IX masa sidang III DPRD kabupaten Malinau tahun 2017 yang diadakan di ruang sidang kantor...
Setya Novanto dan KPK

Pengacara Belum Pastikan Setya Novanto Hadir di Persidangan

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Kuasa Hukum Setya Novanto, Firman Wijaya, menyatakan belum mengetahui apakah kliennya dapat dihadirkan sebagai terdakwa pada sidang perdana perkara tindak pidana korupsi...
Polrestabes Surabaya

Polrestabes Surabaya Raih Predikat Wilayah Bebas Korupsi

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Kepolisian Resor Kota Besar Surabaya meraih predikat "Wilayah Bebas Korupsi" dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. "Kami mengucapkan terima kasih kepada...

KANAL WARGA TERBARU

KH. Luthfi Bashori

Jangan Makan Daging Biawak

Konon, di Mina pada kisaran tahun 1990-an, saat berlangsung ibadah mabit dan lempar Jumrah di musim haji, banyak sekali para pendatang dari berbagai daerah...
Untitled

Utopia Share Syndrome

Hadirnya media sosial di tengah kerasnya kehidupan telah melahirkan "penyakit" baru yang bolehlah saya sebut dengan istilah "Share Syndrome". Sederhananya, Share Syndrome adalah semacam...

Max Havelaar dan AMDK Ummat

Dowwes Dekker adalah salah satu pencabut tonggak kejam kolonialisme di bumi Nusantara. Ia menjadi amtenaar saat Gubernur Jenderal Johannes van den Bosch memaksa penduduk...