Presiden: Indonesia Ajak Qatar Perkuat Kerjasama

1
35
Presiden Jokowi saat menyampaikan keterangan pers bersama Emir Qatar Syeikh Tamim bin Hamad Al Thani di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Rabu (18/10) (Foto: Humas Setkab)

BOGOR, SERUJI.CO.ID – Presiden Joko Widodo mengatakan pemerintah Indonesia terus mengajak Qatar untuk memperkuat kerjasama dan meningkatkan investasinya di berbagai sektor.

“Paduka yang mulia Emir Al Thani dan saya tadi telah membahas upaya memperkuat kerja sama di bidang infrastuktur dan pariwisata,” kata Presiden saat jumpa pers bersama Syeikh Tamim bin Hamad Al Thani di Istana Kepresidenan Bogor pada Rabu (18/10).

Menurut Jokowi, Qatar dan Indonesia telah sepakat menindaklanjuti kerja sama yang disepakati dalam pertemuan bilateral yang mengikutsertakan sejumlah menteri kedua negara.

Kepala Negara menambahkan sejumlah proyek investasi yang tengah berjalan yaitu kerja sama pembangunan Nebras Power di PT Paiton Energy senilai 1,3 miliar dolar AS dan dengan PT Pembangkit Jawa Bali yang membangun PLTGU Sumbagut 134 senilai 1 miliar dolar AS.

“Saya juga menitipkan kepada paduka yang mulia Emir Al Thani sekitar 43 ribu WNI di sana yang turut berkontribusi bagi pembangunan di Qatar,” ujar Presiden.

Selain ekonomi, Presiden mengatakan kedua negara sepakat memperkuat kerja sama dan upaya menjaga persatuan umat dalam menghadapi tantangan bersama.

Kemudian, Presiden Jokowi bersama Syeikh Tamim juga menyaksikan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) serta kerja sama di berbagai bidang.

MoU tentang pendirian Komisi Bersama ditandatangani oleh Menteri Luar Negeri Retno Marsudi bersama Menteri Luar Negeri Qatar Syeikh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani, MoU tentang kerja sama bidang pemuda dan olahraga oleh Menlu Retno dengan Menteri Kebudayaan dan Olahraga Qatar Saleh bin Ghanem Al Thani, kesepakatan bilateral Pelayanan transportasi udara oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Menlu Qatar Syeikh Mohammed.

Kemudian, kerja sama di bidang kesehatan ditandatangani oleh Menteri Kesehatan Nila F Moeloek dan Menlu Qatar Syeikh Mohammed, MoU Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bersama Kementerian Pendidikan dan Pendidikan Tinggi Qatar di bidang pendidikan oleh Mendikbud Muhadjir Effendi dan Menlu Syeikh Mohammed. (Ant/SU03)

BAGIKAN
loading...

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA TERBARU

Sri Untari

Jadi Cawagub Khofifah, PDIP Akan Pecat Emil Dardak Sebagai Kader

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - PDI Perjuangan akan memecat dengan mencabut kartu tanda anggota (KTA) Bupati Trenggalek Emil Elistianto Dardak sebagai kader partai. Hal ini dilakukan...

Tentukan Nasib Novanto, Inilah Keputusan Rapat Pleno Partai Golkar

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Rapat Pleno Partai Golkar baru saja berakhir. Rapat yang dimulai pukul 13.00 WIB ini menghasilkan beberapa keputusan. Antara lain, Rapat Pleno ‎memutuskan...
sawah tercemar

Diberi Dana Tali Asih, Petani Tetap Tuntut PT Mitrabara Bayar Ganti Rugi Yang Sesuai

MALINAU, SERUJI.CO.ID - PT Bara Dinamika Muda Sukses (BDMS) menyerahkan dana tali asih sebesar Rp500 juta kepada petani sebagai bentuk ucapan permohonan maaf atas tercemarnya...

KANAL WARGA TERBARU

skripsi

Ingin Tulisan “WARGA SERUJI” Dibaca Banyak Pengunjung? Cobalah Trik Ini

SERUJI.CO.ID - Untuk menghasilkan tulisan yang enak dibaca dan membuat pembaca selalu menanti tulisan-tulisan anda di kanal "WARGA SERUJI", saya coba berikan sedikit petunjuk...
follow-leader

Menjadi Seorang Pemimpin

Seorang leader/pemimpin harus memiliki jiwa melayani. Pemimpin yang baik berasal dari pengikut yang baik. Cara menjadi pengikut yang baik adalah dengan mendengar, menjadi seorang...

KAPAN PEMIMPIN HARUS DIPATUHI ?

Luthfi Bashori Suatu saat Rasulullah SAW mengirim satu pasukan dan mengangkat seorang Anshar sebagai pemimpin, serta memerintahkan agar seluruh pasukan mematuhi pemimpinnya. Di tengah jalan, tiba-tiba...