Presiden BEM UNS Jadi Tersangka, Alumni BEM UNS Beri Pernyataan Sikap

SOLO, SERUJI.CO.ID – Sejumlah mahasiswa melakukan aksi evaluasi 3 tahun Jokowi-JK di Jakarta Pusat pada Jumat (20/10). Aksi yang berakhir ricuh tersebut berujung pada penangkapan sejumlah mahasiswa oleh Polda Metro Jaya.

14 mahasiswa ditetapkan sebagai tersangka, 12 diantaranya diperbolehkan pulang. Sedangkan dua orang mahasiswa yakni Ardi (IPB) dan Ihsan Munawar (STEI SEBI) ditahan.

Berselang satu hari kemudian, polisi kembali menetapkan dua orang mahasiswa sebagai tersangka. Mereka adalah Panji Laksono (IPB) dan Wildan Wahyu Nugroho (UNS).

Menanggapi penetapan Wildan sebagai tersangka, Alumni BEM Universitas Sebelas Maret (UNS) buka suara. Mereka menyatakan menolak hadirnya rezim represif, penangkapan mahasiswa serta perlakuan diskriminasi hukum oleh aparat.

“Kami minta segera bebaskan dan cabut status tersangka para aktivis mahasiswa, atas nama Wildan Wahyu Nugroho, Panji Laksono, Ardi Sutrisbi dan Ihsan Munawar,” ungkap perwakilan alumni BEM UNS, Ikhlas Thamrin di UNS, Selasa (24/10).

Di tengah tumbuh kembangnya demokrasi di Indonesia, lanjutnya, aparat dinilai menampakkan perilaku represif yang bisa merusak proses demokratisasi.

“Ditangkapnya adik-adik mahasiswa saat melakukan refleksi tiga tahun berkuasa Jokowi-JK adalah sikap menghancurkan demokrasi,” tutur dia.

Alumni BEM UNS, dalam kesempatan itu juga menyuarakan kepada seluruh aktivis mahasiswa untuk turun ke jalan pada 28 Oktober, tepat di hari Sumpah Pemuda.

“Adapun yang akan disuarakan adalah menolak rezim represif dan penetapan mahasiswa sebagai tersangka,” tutur dia. (Vita Kurnia/SU02)

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Prabowo, Jokowi dan Massa

Bila peristiwa 212 yang penuh makna direvisi pada versi pengkerdilan, sebuah perubahan sosial yang akan terjadi setelahnya sulit diprediksi. Itu seperti terjadi beberapa waktu sebelum keruntuhan rezim Suharto dua dekade lalu.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER