Praktisi: Sampaikan Pemahaman Reproduksi Anak Sejak Dini

0
51
  • 5
    Shares
Mendidik anak (ilustrasi)

JAKARTA, SERUJI.CO.ID –  Seorang praktisi pendidikan anak usia dini mengemukakan menyampaikan pemahaman tentang reproduksi dan organnya pada anak sejak dini penting untuk memproteksi anak dari ancaman kekerasan seksual.

Praktisi pendidikan anak usia dini yang juga pendiri Montessori Haus Asia Rosalynn Tamara di Jakarta, Senin (19/3), mengatakan anak di bawah tiga tahun perlu mengenali organ reproduksinya dengan nama sebenarnya.

“Harus disampaikan sejak dini nama organnya, penis, dan vagina. Kita merasa agak kurang nyaman karena kita tidak terbiasa. Itu hanya sebuah nama, konotasi hanya paradigma kita,” kata Rosalynn.

Dengan dikenali alat reproduksi dengan nama sebenarnya anak tidak akan asing dan merasa aneh dengan sebutan tersebut.

Selanjutnya ketika anak sudah berusia di atas tiga tahun orang tua bisa menceritakan tentang apa yang boleh dilakukan dan tidak boleh dilakukan dengan alat reproduksinya.

“Karena apa sih tujuannya mengenal alat reproduksi itu? Pertama agar dia bisa jaga sesuai dengan fungsinya, dan tidak ada satupun yang bisa melewati teritori itu,” ujar Rosalynn.

Dia mengakui bahwa saat ini kebanyakan orang tua di Indonesia merasa tabu dalam memberikan pemahaman tentang reproduksi kepada anak. Bahkan beberapa orang tua mengganti nama alat reproduksi dengan sebutan lain yang cenderung bergurau.

Menurut Rosalynn hal tersebut hanya akan membawa perilaku gurauan pada anak tentang organ reproduksinya seiring ia tumbuh besar. (Ant/SU05)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA PILIHAN

TERBARU