Prabowo: Indonesia Negara Kaya, Tapi Dibawa Lari ke Luar Negeri

JAKARTA – Indonesia adalah sebuah negara yang memiliki kekayaan melimpah. Saya keliling seluruh Indonesia, saya katakan Indonesia tidak miskin. Dunia mengakui Indonesia negara yang sangat-sangat kaya. Sayangnya kekayaan itu tidak bisa dijaga oleh elit-elit di Jakarta.

Penegasan itu disampaikan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo dalam pidatonya dihadapan ribuan massa di halaman Gedung DPRD Jawa Tengah di Simpang Lima, Semarang, Minggu (26/2).

“Yang mempimpin Gerindra ketua-ketua tani, bekas kepala desa, guru kita dulu idealis benar, ingin partai pembela rakyat kecil. Sayangnya elit-elit di Jakarta yang tidak bisa menjaga serta tidak bisa membaca kekayaan rakyat Indonesia sehingga dibawa lari keluar negeri. Walaupun Gerindra sendiri tetap akan membela kepentingan rakyat,” ujarnya.

Prabowo juga menyampaikan, di Jakarta juga kerap terjadi politik uang, khususnya di saat-saat Pemilihan Gubernur DKI 2017. Padahal, menurutnya, masyarakat Indonesia sudah tidak bisa dibohongi lagi.

Pada bagian lain, Prabowo  mengapresiasi kegiatan jalan sehat yang dilakukan oleh Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Tengah. Banyak hadiah disiapkan antara lain 10 sepeda motor, televisi, lemari es dan masih banyak lagi. Bahkan Prabowo secara pribadi menambah 10 sepeda motor lagi untuk dijadikan hadiah.

EDITOR: Yus Arza/Harun S

5 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Pangkas Anggaran Pendidikan Demi Formula E, PSI: Bukti Kepedulian Anies Sangat Rendah Pada Pelajar

Diungkapkan Anggara, bahwa untuk melaksanakan perhelatan balap mobil listrik tersebut, Pemprov DKI menganggarkan sebesar Rp1,16 triliun. Namun, anggaran sebesar itu ternyata diambil dengan cara memangkas anggaran lain yang jauh lebih penting.

Bertemu Dubes Saudi Siang Ini, Menhan Prabowo Akan Bahas Soal Habib Rizieq

Dalam pertemuan yang direncanakan berlangsung pukul 15.00 WIB tersebut, Prabowo berharap dapat juga membahas soal klaim HRS yang mengatakan dicekal Kerajaan Arab Saudi.

Setelah 25 Tahun Bekerja Sebagai Dokter, Baru Ketahuan Ijazah Yang Digunakan Palsu

Ijazah kedokteran SU diketahui palsu setelah 25 tahun bekerja sebagai dokter di PT Pelni.

Akhirnya, Dahnil Anzar Bergabung di Pemerintahan Jokowi Sebagai Staf Khusus Menteri Pertahanan

Dahnil yang dikenal sangat keras mengkritisi pemerintahan Presiden Jokowi sebelumnya, mengaku baru ia yang ditunjuk Prabowo sebagai staf khusus yang berwenang di bidang Komunikasi publik pada bidang sosial ekonomi dan hubungan antara lembaga.

Begini Tanggapan “Santuy” Anies Baswedan Soal Karikatur “Terendam di Lem Aibon” Tempo

Menanggapi cover majalah Tempo yang sarat kritik tersebut, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjawab dengan "santuy". Berikut tanggapannya.

Istana Tegaskan Mantan Napi Tidak Bisa Jadi Dewan Pengawas KPK

Dengan penjelasan Fadjroel ini, maka terbantah rumor yang beredar bahwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Antasari Azhar akan dipilih Presiden Jokowi sebagai Dewas KPK.

TERPOPULER

Akhirnya, Dahnil Anzar Bergabung di Pemerintahan Jokowi Sebagai Staf Khusus Menteri Pertahanan

Dahnil yang dikenal sangat keras mengkritisi pemerintahan Presiden Jokowi sebelumnya, mengaku baru ia yang ditunjuk Prabowo sebagai staf khusus yang berwenang di bidang Komunikasi publik pada bidang sosial ekonomi dan hubungan antara lembaga.

Bertemu Dubes Saudi Siang Ini, Menhan Prabowo Akan Bahas Soal Habib Rizieq

Dalam pertemuan yang direncanakan berlangsung pukul 15.00 WIB tersebut, Prabowo berharap dapat juga membahas soal klaim HRS yang mengatakan dicekal Kerajaan Arab Saudi.

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Setelah 25 Tahun Bekerja Sebagai Dokter, Baru Ketahuan Ijazah Yang Digunakan Palsu

Ijazah kedokteran SU diketahui palsu setelah 25 tahun bekerja sebagai dokter di PT Pelni.

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

close