Politisi PDIP: Isu Pembelian 5000 Senjata Ilegal Resahkan Masyarakat

1
247
TB Hasanudin, Ketua DPD PDIP Jawa Barat.

BANDUNG, SERUJI.CO.ID – Politisi senior PDIP yang juga Ketua DPD PDIP Jawa Barat, TB Hasanuddin menilai pernyataan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo tentang impor ilegal 5.000 pucuk senjata api oleh kelompok tertentu dengan mencatut nama Presiden Jokowi akan menimbulkan keresahan masyarakat.

“Mewartakan kepada media sebelum ada kepastian dan tindakan hanya membuat ketakutan rakyat, kalau benar ada ancaman, ya diselesaikan,” kata TB Hasanuddin melalui siaran pers yang diterima di Bandung, Ahad (24/9).

Ia menuturkan, impor lima ribu pucuk senjata api ke Indonesia tentunya membuat bingung dan kekhawatiran bagi masyarakat luas.

Loading...

Menurut dia, jumlah senjata api itu sama saja dengan kekuatan 4 sampai 5 batalion tempur yang tentunya dapat menciptakan rasa tidak aman di masyarakat karena peruntukan senjata itu tidak jelas.

“Kalau pengadaan senjata untuk TNI atau Polri itu legal dan jelas tercatat dalam anggaran negara APBN. Nah, ini lima ribu pucuk senjata api ilegal, siapa yang memesan, untuk siapa, dan untuk apa,” katanya.

Ia menambahkan, bisa jadi informasi yang disampaikan Panglima TNI itu akurat, tapi sebaiknya langsung dikoordinasikan dengan aparat keamanan dan institusi lainnya yang terkait dengan masalah keamanan negara.

loading...

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama