Polisi Selidiki Penyelundupan Ganja di Palembang


PALEMBANG, SERUJI.CO.ID – Kepolisian Resort Kota Palembang menyelidiki asal muasal ganja yang diselundupkan dalam 20 paket kuliner pempek melalui Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II.

Kapolsek Sukarami Kompol Rivanda di Palembang, Sabtu (10/3), mengatakan, polisi langsung merespon setelah petugas bandara menemukan paket pempek berisikan narkoba jenis ganja pada Jumat (9/3) sore.

“Ada temuan ganja di bandara dan barang bukti sudah diamankan dan dibawa ke Polsek Sukarami. Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut, untuk mengetahui dari mana barang tersebut dan ditujukan ke mana,” ujar dia.

Petugas kargo Bandara Internasional SMB II Palembang curiga dengan 20 paket pempek ketika melintasi x-ray untuk dilakukan pemeriksaan.

Lantaran adanya kejangalan, petugas mengecek kepastian paket-paket tersebut. Ternyata 20 paket pempek itu bukan berisikan pempek melainkan daun ganja kering dengan berat 19,95 kg.

Informasi sementara, paket pempek bermerek Cek Linda dikirimkan melalui jasa pengiriman yang sudah dikemas ke kotak paket pempek.

Sebanyak 20 paket ini kemudian dikemas lagi di dalam satu karung. Saat itulah, ketika melewati mesin X-ray petugas curiga bila di dalam paket pempek itu bukanlah berisikan pempek.

Saat diperiksa petugas AVSEC Bandara SMB II Palembang, ternyata delapan kotak paket pempek berisikan narkoba jenis daun ganja kering.

Delapan kotak paket pempek berisi ganja kering yang dimasukan ke dalam satu karung dan dibagi menjadi tiga paket terpisah.

Di paket tersebut, pengirimnya dari Palembang atas nama Fadly dengan alamat Jalan Merdeka Palembang.

Tiga paket pempek berisi daun ganja ditujukan ke Pulau Jawa dengan beberapa orang penerima.

Dua kotak yang dijadikan satu paket berisi 8 bal daun ganja kering� ditujukan ke Marwan dengan alamat di Jalan Jambore Kelurahan Harjomukti Kecamatan Cimangis.

Paket kedua dengan dua kotak berisi 8 bal daun ganja kering, ditujukan ke penerima Popo yang beralamat di Jalan Swadaya Kelurahan Jati Cemaka Kecamatan Pondok Gede Kota Bekasi.

Sedangkan satu kotak paket pempek berisi empat bal daun ganja kering, ditujukan kepada penerima Asep dengan alamat Jalan Perjuangan Kecamatan Babelan Kabupaten Bekasi. (Ant/SU01)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

3 Kunci Sukses Pasarkan Properti Saat Wabah Covid-19

Webinar ini sendiri sengaja diadakan oleh Lamudi untuk membantu para pangembang properti memasarkan produk mereka agar tetap mendapatkan hasil yang maksimal di tengah pandemi corona.

Pasca Kecelakaan Tulang Belakang, Kaki Sering Nyeri dan Perih, Apa Sebabnya?

Pada 16 tahun yang lalu saya pernah kecelakaan dan tiga ruas tulang belakang remuk. 3 bulan awal kaki kiri saya tidak bisa berjalan, 6 bulan berikutnya sudah bisa jalan walaupun tidak sekuat kaki kanan, sampai sekarang.

Breaking News: Akhirnya, Presiden Jokowi Putuskan Tes Massal Covid-19

Tidak mengambil kebijakan Lockdown, Presiden Jokowi akhirnya lebih memilih melakukan tes massal Covid-19.

Tahukah Anda, Berwudhu Dapat Kurangi Risiko Tertular Virus Corona?

Berwudhu merupakan kegiatan yang tak bisa dipisahkan dari muslim.. Tahukah anda bahwa berwudhu bisa mengurangi resiko tertular virus Corona?

Cegah Kepanikan, AMSI Imbau Media Kedepankan Kode Etik dalam Pemberitaan Wabah Corona

Wens menjelaskan beberapa langkah yang harus dilakukan media-media anggota AMSI dalam pemberitaan terkait virus Covid-19 tersebut.

Fahira: Milenial Butuh Teladan, Bukan Tik Tok untuk Membumikan Pancasila

"Membumikan Pancasila secara populer sah-sah saja, tetapi yang dibutuhkan millenial saat ini bukan itu. Milenial butuh teladan dari para penyelenggara negara dan para pemimpin bangsa," kata Fahira

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Kisah Rayap Pemakan Naskah Perjanjian Dholim

close