Polisi Benarkan Terjadi Keributan di Rutan Salemba

0
61
Brigjen Pol Rikwanto
Brigadir Jenderal Polisi Rikwanto

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigjen Pol Rikwanto membenarkan bahwa telah terjadi keributan di Rutan Mako Brimob Cabang Salemba, Jakarta Pusat, pada Jumat (10/11) yang berujung pada perusakan beberapa fasilitas disana.

Rikwanto mengatakan keributan bermula ketika napi teroris yang tidak terima saat petugas piket menggeledah kamar mereka sehingga terjadi keributan diantara para napi dengan petugas.

Ia merinci, awalnya usai Shalat Jumat berjamaah, para tahanan dimasukkan ke sel masing-masing. Setelah masuk sel, petugas piket yang merupakan anggota Densus 88 melepas kunci yang ada di Kamar A5 dan C5.

“Kunci dilepas karena ada selotan kunci dari dalam, demi keamanan dan memudahkan petugas piket membuka pintu sel,” kata Rikwanto dalam pesan singkat, Jumat (10/11) malam.

Saat itu juga dilakukan penggeledahan di dua kamar tahanan tersebut dan ditemukan empat ponsel milik empat napi teroris yakni Juhanda, Saulihun, Khairul Anam dan Jumali.

“Saat kegiatan penggeledahan, salah satu tahanan ada yang tidak terima dan memancing petugas dengan berbagai ucapan,” katanya.

Kemudian, salah seorang petugas piket yang terpancing perkataan napi dan menembakkan peluru ke atas untuk memberi peringatan terjadinya keributan kepada petugas yang lain. Dalam keributan ini, sejumlah fasilitas rutan dirusak oleh para napi teroris diantaranya pintu sel tahanan, pintu pagar lorong Blok B dan Blok C serta kaca jendelanya.

Rikwanto mengatakan saat ini situasi di rutan tersebut sudah berangsur pulih. Kendati demikian, ada beberapa napi yang masih berteriak.

“Suasana sudah reda. Namun para tahanan masih ada yang berteriak takbir,” katanya. (Ant/SU01)

Komentar

BACA JUGA
Khofifah Indar Parawansa

Khofifah Harap Polisi Usut Tuntas Kasus Kekerasan Pada Ulama

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Terkait kasus penganiyaan terhadap ulama atau tokoh agama, Khofifah Indar Parawansa menyesalkan hal itu dan berharap pihak berwenang dapat mengusut tuntas...

Ini Tiga Hal Yang Dibahas Dalam Rapat Rektor Kampus Negeri se-Jatim

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Rektor kampus negeri se-Jawa Timur berkumpul di UIN Sunan Ampel Surabaya, Selasa (20/2), untuk membahas perkembangan terakhir SNMPTN 2018, masalah penomoran...
IAIN Langsa

Rektor IAIN Langsa: Negara dan Presidennya Sama, Tapi Kenapa Kenyataan Sosialnya Beda

KOTA LANGSA, SERUJI.CO.ID – Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa Dr. H. Zulkarnaini, MA mengatakan masyarakat Indonesia belum merasakan kehidupan atau kenyataan sosial...

Jika Menang Pilgub, Puti Guntur Janjikan Pendidikan Gratis

MALANG, SERUJI.CO.ID - Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf (Gus Ipul)-Puti Guntur Soekarno saat ini tengah fokus mengampanyekan berbagai program untuk...
Puti ke Gereja

Kunjungi Keuskupan Gereja Katolik, Puti Guntur Sampaikan Komitmen Kebangsaan

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Calon Wakil Gubernur Jawa Timur, Puti Guntur Soekarno berkunjung ke Gereja Katolik Keuskupan Kota Malang, Selasa (20/2). Turut mendampingi Sekretaris DPD PDIP...
loading...
IMG_20180220_212008

Pasukan Dayak dan Banser Sepakat Bertemu, Ada Apa..?

Kotawaringin Barat - Sejumlah anggota Barisan Pertahanan Masyarakat Adat Dayak (Batamad) , anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) serta anggota Aliansi Pemuda Dayak (APD) Kabupaten...
20180215_133823

SMA Negeri 1 Merbau Melakukan Aksi Hari Hijab Massal

Para siswa perempuan berbaris dengan rapi di Jalan DI. Panjaitan, sambil senyum-senyum siswa-siswa perempuan SMA Negeri 1 Merbau pawai hijab massal. Dengan membawa spanduk...
019786100_1439819451-ilustrasi-penghinaan-1

Hukum Menghina Bagi Muslim, Masihkah Perlu KUHP?

Undang-undang masalah penghinaan pada presiden/pejabat negara dan wakil rakyat menjadi pembahasan yang sangat menarik di masyarakat. Bahkan menjadi kerancuan manakah antara hinaan dan kritikan....