Polisi Belum Terima Laporan Kasus Penjualan Blangko KTP-el

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Pihak Polda Metro Jaya mengaku belum menerima laporan polisi terkait dugaan jual-beli blanko Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik di lapak toko online.

“Saya baru saja komunikasi dengam SPKT (Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu), sampai saat ini belum ada laporan yang masuk ke Polda Metro Jaya berkaitan dengan e-KTP,” kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono di Jakarta, Jumat (7/12).

Bareskrim Polri, kata Argo, juga belum menerima laporan dari Direktorat Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil Kementerian Dalam Negeri RI (Ditjen Dukcapil Kemendagri) mengenai kasus penjualan dokumen negara terkait data kependudukan tersebut secara online.

“Nanti kita tunggu saja bagaimana perkembangan dari temuan tersebut,” ujarnya.

Keterangan Argo tersebut membantah informasi telah diterimanya laporan kasus penjualan blanko KTP-el..

Sebelumnya, Ditjen Dukcapil Kemendagri mengatakan telah membuat laporan ke Polda Metro Jaya menanggapi aduan penjualan blanko KTP-el pada Selasa (4/12).

Ditjen Dukcapil mengklaim telah melakukan langkah untuk mengusut kasus penjualan blangko KTP-el di lapak penjualan online Tokopedia.

Kepala Pusat Penerangan Kemendagri Bahtiar mengungkapkan penjualan blanko KTP-el dilakukan oknum NI berdasarkan hasil identifikasi awal diduga yang bersangkutan kerabat mantan pejabat Dinas Dukcapil Kabupaten Tulang Bawang, Lampung.

“Setelah dilakukan pelacakan dan investigasi, ditemukan bahwa diduga seseorang berinisial NI yang mencuri blanko KTP-el, sekitar bulan Maret 2018 karena pada tanggal 13 Maret 2018 blanko KTP-el diserahkan ke daerah dan blangko tersebut coba dijual sekarang,” ujarnya.

Bahtiar menuturkan pihaknya telah melaporkan dugaan tindak pidana tersebut ke Polda Metro Jaya. (Ant/SU05)

3 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

BERITA TERBARU

Bjorka dan Hasil Audit BPK

Hampir sebulan terakhir Indonesia dihebohkan oleh serangan hacker Bjorka, namun aparat belum juga mampu mengungkap asal-usul, apalagi menangkapnya.

Di Singapura, Gubernur Terpopuler Indonesia Nyatakan Siap Jadi Capres 2024

Gubernur yang saat ini paling populer di Indonesia, Anies Baswedan menyatakan siap maju sebagai Capres di Pilpres 2024.

Inilah 3 Transformasi Seleksi Masuk PTN Yang Mulai Berlaku Tahun 2023

Kemendikbudristek melakukan transformasi Merdeka Belajar di seleksi masuk PTN, dengan mentransformasi 3 jenis seleksi yang dilakukan selama ini.

Catat!! Mulai Tahun Depan Seleksi Masuk PTN Jalur Test Tidak Ada Lagi TKA

Mulai tahun depan, Seleksi Bersama Masuk PTN (SBMPTN) tidak lagi mengujikan TKA, tapi hanya TPS. Begini penjelasan Mendikbudristek.

Panggil Anies Baswedan, Hal ini Yang Akan Ditanyakan KPK Terkait Formula E

KPKi telah memanggil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk dimintai keterangan terkait penyelenggaran Formula E. Apa saja yang akan ditanyakan?

Pagi Ini, Anies Baswedan Akan Memenuhi Panggilan KPK

Anies Baswedan akan datang KPK pagi ini, Rabu (7/9). untuk memenuhi panggilan lembaga anti rasuah tersebut terkait Formula E.

TERPOPULER

Bjorka dan Hasil Audit BPK

Hampir sebulan terakhir Indonesia dihebohkan oleh serangan hacker Bjorka, namun aparat belum juga mampu mengungkap asal-usul, apalagi menangkapnya.

Pendekar Nusantara : Seratus Guru Seribu Ilmu (bag. 3)

Datuk Rajo Batuah terdiam sebentar. Jawaban dari seorang Mohammad Masdan adalah jawaban yang mungkin ia tunggu-tunggu sejak lama. Banyak pendekar hanya ingin menjadi terkuat,

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi