PKPU HI Distribusikan Bantuan ke Desa Cugung Lampung Selatan

LAMPUNG SELATAN, SERUJI.CO.ID – PKPU Human Initiative (HI) mendistribusikan berbagai bantuan, ke posko bencana tsunami Selat Sunda di RT04/RW01, Desa Cugung, Kec. Rajabasa, Lampung Selatan.

Ketua Posko Desa Cugung, Muhtar, di Rajabasa, Rabu (26/12) menyatakan, bantuan yang diperoleh di antaranya makanan serta perlengakapan anak dan bayi.

Muhtar menyebutkan, sedikitnya ada 700 jiwa dari 200 KK yang mengungsi di posko tersebut.

“Mereka butuh makanan siap saji, obat-obatan, daleman orangtua dan anak-anak, seperangkat sholat, sarung, dan selimut,” ujarnya.

Ia menjelaskan para pengungsi tersebar di sejumlah rumah warga, majelis atau gedung serba guna. Rumah warga yang digunakan untuk pengungsi sebanyak 75 rumah.

Sementara itu, Kepala Desa Cugung Ali Muhimin menjelaskan, selain Cugung yang menampung warga terdampak tsunami dari wilayah desa Punjir, Busung, serta Way Muli. Ada lagi tempat pengungsian di Desa Kerinjing.

“Mereka hanya pengungsi, namun tidak terdampak bencana,” ujar Ali.

Sedangkan, di Desa Toharjo menampung warga terdampak tsunami dari Desa Pancuran dan Desa Batu Balak.

Dari data yang ada, bantuan makanan yang di disitribusikan PKPU HI meliputi, 5 dus mie instan, 25 kg beras, 5 karton pampers 16 kotak susu bayi, 15 kotak sereal makanan bayi, 4 dus mineral, satu boks susu kental manis, 2 boks ukan sarden, satu dus kopi cup, serta 7 pack selimut.

Tim distribusi bantuan kemanusiaan PKPU HI terdiri dari Sukismo, Sefrizal dan Anggun, dibantu tiga relawan lokal yang sudah berada di lokasi sejak hari pertama bencana. (PKPU HI/SU05)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Mengapa Riset di Indonesia ‘Mandul’? Belajar dari Thomas Edison-GE

Mengapa riset di perguruan tinggi kita mandul? Mengapa hanya menghasilkan dokumen  di rak-rak perpustakaan atau link internet yang hanya dibaca secara terpaksa oleh para mahasiswa yang sedang mengerjakan skripsi? Simak jawabannya di sini

Membangun Kembali Budaya Bahari

Penjajah meninggalkan perangkat pelanggengan penjajahan melalui persekolahan. Persekolahan tidak pernah dirancang untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.

Dahnil Anzar: Gerindra Juga Siap Jadi Mitra Koalisi Presiden Jokowi

“Jadi, sampai detik ini Pak Jokowi dan pihak Pak Jokowi belum bilang mau memberikan sekian banyak menteri ke Pak Prabowo dan Gerindra, itu belum ada,” tukas Dahnil.

Nilai Negara Darurat Radikalisme, NU Minta Pemerintah Tindak Tegas Pelaku Terorisme

KH Said menegaskan bahwa negara tidak boleh kalah dengan radikalisme dan terorisme yang terjadi di Tanah Air sekarang ini.

Wanita Penyebar Video “Penggal Kepala Jokowi” Akan Divonis Siang Ini

Ina didakwa menyebarkan video yang kemudian viral berisi konten seorang pria berinisial HS mengancam akan memenggal kepala Presiden Jokowi.

Tidak Hanya Bukan Penentu Ketum IKA ITS Terpilih, Hasil OMOV Juga Berpeluang Dianulir Senat

Namun, menurut Cak Tatok, nama-nama calon Ketum yang terpilih di OMOV masih berpeluang dianulir oleh Senat IKA ITS karena pertimbangan PDLT (Prestasi, Dedikasi, Loyalitas, dan Tidak Tercela).

Inilah Bakal Calon Ketum IKA ITS Yang Akan Dipilih dengan Sistem OMOV

Namun, ada yang berbeda pada OMOV IKA ITS yang akan melibatkan seluruh alumni ini, dimana hasil OMOV bukanlah sebagai penentu Ketum terpilih, tapi hanya sebagai proses penjaringan calon Ketum yang kemudian akan dipilih di Kongres.

Video Detik-Detik Wiranto Diserang dan Ditusuk Orang Tak Dikenal

Mantan Panglima TNI tersebut, mengalami dua luka tusuk di bagian perutnya, dan langsung mendapat perawatan di RSUD Berkah Pandeglang untuk kemudian dirujuk ke RSPAD Gatot Subroto, Jakarta.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Tidak Hanya Bukan Penentu Ketum IKA ITS Terpilih, Hasil OMOV Juga Berpeluang Dianulir Senat

Namun, menurut Cak Tatok, nama-nama calon Ketum yang terpilih di OMOV masih berpeluang dianulir oleh Senat IKA ITS karena pertimbangan PDLT (Prestasi, Dedikasi, Loyalitas, dan Tidak Tercela).

Inilah Bakal Calon Ketum IKA ITS Yang Akan Dipilih dengan Sistem OMOV

Namun, ada yang berbeda pada OMOV IKA ITS yang akan melibatkan seluruh alumni ini, dimana hasil OMOV bukanlah sebagai penentu Ketum terpilih, tapi hanya sebagai proses penjaringan calon Ketum yang kemudian akan dipilih di Kongres.