Peringatan Keras Bagi Perusahaan yang Pekerjakan TKA Ilegal

1
92
tenaga kerja asing
Ilustrasi tenaga kerja asing. (foto:Istimewa)

CIANJUR, SERUJI.CO.ID – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Cianjur, Jawa Barat, memberikan peringatan keras pada perusahaan yang mempekerjakan Tenaga Kerja Asing ilegal.

Sekretaris Disnakertrans Cianjur, Heri Suparjo di Cianjur, Selasa (5/12), mengatakan, meskipun hingga saat ini pihaknya belum memutuskan sanksi apapun untuk perusahaan yang kedapatan mempekerjakan TKA Ilegal.

“Lima orang TKA ilegal yang diamankan beberapa hari yang lalu, belum menghasilkan sanksi apapun karena mereka masih diproses tim gabungan bersama imigrasi. Kami juga akan melakukan pemeriksaan terkait unsur kesalahannya,” kata Heri.

Selama ini, tutur dia, Disnaker Cianjur ingin segera menyelesaikan seluruh tahapan sesuai dengan prosesnya termasuk turun langsung ke lapangan terlebih dahulu sebelum imigrasi turun tangan.

Bahkan pihaknya, sering melakukan penelusuran terkait laporan warga dan menemukan tujuh orang TKA ilegal, lima orang di antaranya sudah dua bulan di Cianjur dan dua orang lainnya baru dua minggu bekerja.

“Seluruhnya tinggal di Cianjur, tanpa dokumen yang sah untuk bekerja. Terungkapnya hal tersebut segera dilaporkan ke kementerian. Berdasarkan ketentuan imigrasi, sanksi terkait TKA ilegal diserahkan ke pemerintahan setempat,” katanya.

Namun pihaknya berdalih disnakertrans hanya berwenang terkait izin pekerjaan karena izin TKA ada di kementerian, sedangkan disnakertrans hanya memberikan rekomendasi perpanjangan izin yang habis untuk TKA legal.

“Kami berikan rekomendasi sesuai peraturan dan memastikan boleh tidaknya mereka mengisi pekerjaan terkait di daerah. Namun kami tidak lepas tangan menangani masalah TKA ilegal,” katanya.

Dia menambahkan, persoalan TKA seharusnya menjadi tugas bersama, terutama setelah adanya kebijakan bebas visa dari pemerintah pusat.

“Seluruh pihak dapat mengawasi dengan seksama kedatangan turis yang bisa disalahgunakan untuk bekerja,” katanya. (Ant/SU02)

loading...

1 KOMENTAR

  1. Katanya peringatan keras tapi sanksi tdk ada. Peringata seperti apa maksudnya…Memangnya sama perusahaan cina…org cina pemerintah dan aparat berani…? Klu cuma teriak2 tanpa aksi siapapun bisa….

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA

Meski Dikalahkan Uruguay, Pelatih: Arab Saudi Tampil Lebih Baik

RUSIA, SERUJI.CO.ID - Arab Saudi akan tersingkir dari Piala Dunia setelah kalah 1-0 dari Uruguay, tetapi pelatih Juan Antonio Pizzi mengatakan timnya telah memulihkan martabat...

Putin Apresiasi Penampilan Timnas Rusia di Piala Dunia

MOSKOW, SERUJI.CO.ID -  Tim tuan rumah memastikan melaju ke babak sistem gugur untuk pertama kalinya sejak keruntuhan Uni Soviet, Piala Dunia Rusia akan lebih baik...
Neymar

Pulih dari Cedera, Neymar Kembali Latihan

SOCHI, SERUJI.CO.ID - Pemain depan Brazil Neymar kembali berlatih normal pada Rabu (20/6) waktu setempat, sehari setelah istirahat di sesi latihan Selasa (19/6) karena merasa...

Ini Tanggapan Pelatih Peru Terkait Teknologi VAR di Piala Dunia

RUSIA, SERUJI.CO.ID -  Pelatih Peru Ricardo Gareca mengatakan pada Rabu (20/6) bahwa kesalahan manusia merupakan salah satu daya tarik pertandingan sepak bola dan bahwa sistem...

Kalahkan Iran, Spanyol Berpeluang Lolos Babak 16 Besar

RUSIA, SERUJI.CO.ID -  Tim nasional Spanyol sukses menaklukkan Iran dengan skor 1-0 di laga lanjutan Grup B Piala Dunia 2018 di Stadion Kazan Arena, Rusia,...