Peran Agus Maftuh Sang Dubes Indonesia, dalam Kunjungan Raja Salman

JAKARTA – Drs. H Agus Maftuh.Abegebriel M.Ag  yang lahir  di Semarang, 1 Oktober 1965, adalah Duta Besar Luar Biasa Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Kerajaan Arab Saudi merangkap Organisasi Kerjasama Islam berkedudukan di Riyadh.

Kunjungan Raja Salman bin Abdul Aziz al-Saud ke Indonesia tidak lepas dari peranan dubes RI untuk Arab Saudi Agus Maftuh. Sejak didapuk menjadi Dubes RI untuk Arab Saudi oleh Presiden Jokowi, hubungan Indonesia Arab Saudi sangat mencair.

KH Abdul Adzim Irsyad, alumnus Ummul Qura Makkah, pengurus PCI NU Arab Saudi menyebut, Agus Maftuh itu pinter diplomasi gaya pesantren, sebagaima gaya KH Hasyim Asaary, KH Wahab Hasbullah, KH Wahid Hasyim dan Gus Dur.

“Bedanya santri dengan pejabat itu ialah, kalau santri urusan yang sulit menjadi mudah sekali, sementara pejabat itu yang mudah menjadi sulit,” tegas KH Abdul Adzim Irsyad.

Agus Maftuh kata Abdul Aziz, dia itu wong ndeso asli. Tetapi ilmu diplomasinya mendunia. Bisa jadi, beliau satu-satunya dubes RI yang berhasil meyakinkan pembesar-pembesar Arab Saudi datang ke Indonesia

Sebenarnya, rencana kunjungan kenegaraan Raja Salman bin Abdul Aziz al-Saud ke Indonesia, Malyasia, China, dan Jepang itu biasa saja. Namun, menjadi luar biasa karena Indonesia menjadi salah satu negara yang paling lama dikunjungi. Rencananya sembilan hari, 1-9 Maret. Sementara yang lain hanya 3 hari.

EDITOR: Yus Arza

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Sering Kesemutan di Tangan Maupun Kaki Sejak Usia Muda, Apakah Sebabnya?

Kesemutan yang saya derita mudah timbul, semisal saat mengendarai sepeda motor, tangan saya memegang stang meskipun tidak erat dalam waktu 10 menit kedua tangan saya merasa kesemutan bercampur kebas, dan akan normal kembali apabila saya lepas.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER