Pengamat: Dukungan Golkar Bikin Jokowi “Tidur Nyenyak”

BANDUNG, SERUJI.CO.ID – Pengamat politik Karyono Wibowo mengatakan dengan adanya dukungan Partai Golkar, Presiden Jokowi dapat “tidur nyenyak” atau merasa tenang dalam kontestasi Pilpres 2019.

“Untuk maju di Pilpres 2019 harus memenuhi ambang batas 20 persen suara di DPR. Dengan adanya dukungan Golkar, maka sementara Jokowi bisa ‘tidur nyenyak’,” kata Karyono dihubungi, Kamis (18/1).

Pernyataan Karyono berkaitan dengan keputusan Presiden menunjuk kader Golkar Idrus Marham sebagai Menteri Sosial dan mempertahankan Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto sebagai Menteri Perindustrian.

Menurut dia keputusan itu berkaitan pula dengan kalkulasi politik 2019, dimana Presiden Jokowi ingin semakin “mesra” dengan Golkar.

Dia mengatakan Golkar sebagai partai pemenang nomor dua di pemilu 2014 yang memperoleh 18.432.312 suara (14,75 persen), di tambah dengan Nasdem dan Hanura yang ketiganya sudah mendeklarasikan dukungan kepada Jokowi sebagai calon presiden 2019, maka persyaratan ambang batas Jokowi maju sebagai capres 2019 sudah terpenuhi.

“Belum lagi nanti ditambah dukungan PDI Perjuangan,” kata dia.

Dia mengatakan deklarasi dukungan dari PDI Perjuangan tampaknya hanya tinggal menunggu waktu. Namun dia menyarankan agar PDI Perjuangan segera mendeklarasikan dukungannya bagi Jokowi di Pilpres 2019 agar persepsi publik tidak berubah menjadi negatif.

“Jangan sampai muncul persepsi publik bahwa PDI Perjuangan terkesan ragu atau kesan tarik ulur dalam mendukung Jokowi di Pilpres 2019 karena bisa menimbulkan efek negatif di mata pendukung Jokowi yang jumlahnya masih mayoritas dibanding figur capes lain. PDI Perjuangan jangan sampai offside,” kata dia. (Ant/SU03)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Penggratisan Suramadu: Memperdalam Kekeliruan Kebijakan Pemerintah

"Kebijakan ini dibangun di atas paradigma benua, bertentangan dengan paradigma kepulauan. Dalam paradigma benua, kapal bukan infrastruktur, tapi jalan dan jembatan. Kapal disamakan dengan truk dan bis," Prof Danie Rosyid.

Di Hari Kebangkitan Nasional Website Berisi Karya Denny JA Diluncurkan

Denny JA meluncurkan website 300 karyanya di website DENNY JA’s WORLD. Peluncuran webside ini bertepatan dengan hari Kebangkitan Nasional.

Pembunuhan Jurnalis: Selebriti Dunia Menuntut Pertanggungjawaban Pemerintah Israel

Lebih dari 100 selebriti dan artis mancanegara menuntut pertanggungjawaban pemerintah Israel terhadap pembunuhan jurnalis Shireen Abu Akleh.

Bela UAS, Netizen Indonesia Banjiri Akun Medsos Pejabat Singapura

SERUJI.CO.ID - Akun media sosial Presiden Singapura Halimah Yacob...

Kalimantan, Tumpuan Indonesia ke Depan

Kalau ada orang orang memandang remeh Kalimantan, saya pastikan yang bersangkutan kurang banyak piknik di dalam negeri

Kolaborasi Jadi Kunci Perangi Disinformasi dalam Konten Digital

Asosiasi Media Siber Indonesia Jawa Timur (AMSI) Jatim berkolaborasi dengan Polda Jawa Timur, Pemprov Jatim dan Kodam V/Brawijaya berupaya bersama-sama memerangi hoaks melalui stakeholders meeting

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Sudah 2 Minggu Jari Kaki Terasa Kebas, Apa Sebabnya?

Mengapa jari kaki saya berasa kebas/baal sdh 2 minggu dan ga hilang kebasnya .. sy sdh minum obat neutotopik dan kaki saya jg spt ketarik dr mulai pinghul hingga ke tungkai

Lima Macam Riba Yang Diharamkam

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Segarkan Wajah dengan A I U E O