Penerapan e-Toll, Jasa Marga Jamin Tidak Ada PHK Petugas Operasional

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – PT Jasa Marga Tbk menegaskan tidak akan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap sekitar 1.300 petugas operasional tol terkait kebijakan kewajiban pemakaian kartu toll elektronik (e-toll) pada akhir Oktober 2017.

“Sekitar 1.300 karyawan operasional tol tidak akan di-PHK, terkait dengan kewajiban 100 persen penggunaan kartu tol elektronik (e-toll). Kami jamin itu,” kata Direktur SDM dan Umum PT Jasa Marga Tbk Kushartanto Koeswiranto didampingi Ketua Umum Serikat Karyawan Jasa Marga (SKJM), M Kusnadi kepada pers, di Jakarta, Jumat (13/10).

Penegasan tersebut terkait dengan pernyataan Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) sebelumnya bahwa akan ada sekitar 2000 petugas operasional tol terancam PHK akibat kebijakan 100 persen wajib kartu elektronik.

Menurut Kushartanto, perseroan sudah menyiapkan langkah antisipasi menyusul kebijakan 100 persen kartu e-toll mulai akhir Oktober di seluruh Indonesia.

“Setidaknya tiga langkah yang ditawarkan kepada mereka yakni, tetap memilih sebagai karyawan di kantor pusat dan cabang serta seluruh anak usaha, kedua alih profesi dengan posisi non operasional perseroan dan ketiga tawaran berwirausaha,” katanya.

Hingga saat ini total karyawan Jasa Marga sekitar 4.250 orang dan dari jumlah itu hanya sekitar 1.300 adalah petugas operasional tol.

“Intinya, kami tidak akan membuang atau berbuat tidak sepatutnya kepada karyawan kami sendiri. Kalau pun ada yang tidak mau lagi, ya tidak ada paksaan. Kami akan siapkan hak-hak normatifnya,” katanya.

Ketua SKJM M. Kusnadi berjanji dan fokus akan mengawal kebijakan perseroan terkait alih profesi dan program lainnya sebagai dampak dari kebijakan 100 persen otomatisasi jalan tol.

Program “A-Live”

Salah satu program yang ditawarkan kepada karyawan operasional, kata Direktur SDM dan Umum PT Jasa Marga Tbk Kushartanto Koeswiranto adalah tawaran program alih profesi bernama “A-live”.

Program ini memberi kesempatan kepada 1300 karyawan operasional untuk memilih opsi alih profesi dengan pilihan 900 jabatan dan posisi baru.

“Program ini dapat dipilih dan diikuti secara online oleh mereka. Per hari ini (13/10) sudah ada yang mendaftar 588 karyawan, ” katanya.

Ia juga menyebut bagi karyawan yang memilih berwirausaha atau berhenti jadi karyawan, akan disediakan aneka pelatihan dan peluang tempat usaha seperti lapak lapak di tempat istirahat tol. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Terpilih Secara Aklamasi, Sutopo Kristanto Pimpin IKA ITS Periode 2019-2023

Pria kelahiran Tulungagung, 25 Desember 1954 ini menggantikan Ketua Umum sebelumnya, Dwi Sutjipto yang merupakan Kepala SKK Migas. Adapun Sutopo sehari-harinya adalah Presiden Direktur PT Jaya Konstruksi.

“Tenggelamkan!” Yang Populer di Era Susi Pudjiastuti, Bakal Hilang di Era Edhy Prabowo

"Tenggelamkan!" yang selama 5 tahun belakangan akrab di telinga masyarakat, akan hilang pasca Susi tidak lagi menjabat sebagai Menteri KKP, digantikan politisi Gerindra, Edhy Prabowo.

Bantah Pangkas Anggaran Pendidikan Demi Formula E, Begini Penjelasan Pemprov DKI

Malah kata Syaefuloh, Pemprov DKI Jakarta terus melakukan peningkatan anggaran rehabilitasi total gedung sekolah secara signifikan, terutama pada 2017 sampai 2020

Pangkas Anggaran Pendidikan Demi Formula E, PSI: Bukti Kepedulian Anies Sangat Rendah Pada Pelajar

Diungkapkan Anggara, bahwa untuk melaksanakan perhelatan balap mobil listrik tersebut, Pemprov DKI menganggarkan sebesar Rp1,16 triliun. Namun, anggaran sebesar itu ternyata diambil dengan cara memangkas anggaran lain yang jauh lebih penting.

Bertemu Dubes Saudi Siang Ini, Menhan Prabowo Akan Bahas Soal Habib Rizieq

Dalam pertemuan yang direncanakan berlangsung pukul 15.00 WIB tersebut, Prabowo berharap dapat juga membahas soal klaim HRS yang mengatakan dicekal Kerajaan Arab Saudi.

Setelah 25 Tahun Bekerja Sebagai Dokter, Baru Ketahuan Ijazah Yang Digunakan Palsu

Ijazah kedokteran SU diketahui palsu setelah 25 tahun bekerja sebagai dokter di PT Pelni.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama
close