Penasihat Hukum Sugi Nur Raharja Yakin Kliennya Akan Bebas

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Ketua tim penasihat hukum Sugi Nur Raharja alias Gus Nur, yakni Ahmad Khozinuddin, optimistis jika kliennya itu bakal bebas dalam menjalani sidang dugaan pencemaran nama baik yang berlangsung di Pengadilan Negeri Surabaya, Kamis (13/6).

“Setelah kami meneliti dan memverifikasi keterangan para saksi yang dihadirkan JPU, ada beberapa catatan. Pertama, konten dipersoalkan sesungguhnya konten yang disebarkanluaskan di komunitas di internal komunitas grup Whatsapp PWNU Jatim, sehingga tidak tepat dan tidak relevan jika yang dipersoalkan adalah konten unggahan yang ada di Munjiat Channel sebagaimana diajukan dalam dakwan JPU,” kata Ahmad Khozinuddin usai persidangan di Pengadilan Negeri Surabaya.

Menurutnya, dalam UU ITE Nomor 19 Tahun 1999 tentang perubahan UU Nomor 11 Tahun 2008, Pasal 27 ayat (3), dirinya menilai Gus Nur tidak memiliki peran sebagai orang yang mentransmisikan dan mendistribusikan serta dapat diaksesnya informasi dan transaksi elektronik, sebagaimana dalam dakwaan JPU.

“Yang dipersoalkan adalah bukan pembuat konten tetapi yang mendistribusikan, yang mentransmisikan atau yang dapat membuat diaksesnya informasi dan transaksi elektronik, sehingga dalam kasus Aquo, Gus Nur tidak punya peran sama sekali,” katanya.

Ia mengatakan, UU ITE yang didakwakan kepada Gus Nur dinilai tidak boleh lepas dari genus delik pasal 310 dan 311 KUH Pidana, yang artinya mengarah kepada individu bukan perorangan atau badan hukum maupun komunitas.

“Sehingga tidak relevan dan tidak tepat dakwaan disampaikan kepada klien kami sebagai individu. Padahal yang diunggah konten yang disampaikan pada akun Generasi Muda NU bukan pada individu tertentu,” katanya.

Ia juga mengatakan jika tidak ada satu saksi yang dihadirkan JPU merasa tersinggung atas video vlog berdurasi 1 menit 26 detik tersebut yang dianggap menghina dan mencemarkan nama baik generasi muda NU.

“Kami melihat tidak ada satupun saksi yang tersinggung dari sisi pribadinya, tetapi dari sisi bahwa ujaran itu diarahkan ke generasi muda NU. Sehingga, kami optimis Gus Nur akan lepas dari tuntutan atau bahkan bebas. Karena unsur unsur dari delik pasal ujaran yang dimaksud terbukti tidak terpenuhi,” katanya.

Dalam sidang tersebut, JPU menghadirkan empat orang saksi, yakni saksi pelapor, Maruf Syah, KH. M Nuruddin A Rahman, Muhammad Nizar dan Muhammad Syukron.

Kasus ini bermula saat terdakwa mengunggah video blog dalam media sosial. Dalam video itu, terdakwa mengeluarkan kata-kata yang dinilai telah melecehkan kader muda Nahdlatul Ulama.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Bahagia itu Tidak Bersyarat

Bahagia adalah kata yang tidak asing bagi kita semua. Bahagia merupakan impian semua orang yang hidup di dunia ini. Bahkan tidak hanya di dunia, di Akhirat pun kita mendambakannya. Setiap waktu kita berdoa untuk meraih kebahagian ini, sayang kita tidak pernah belajar bagaimana mencari, menggapai, menemukan kebahagiaan itu.

Diabetes Melitus: Mengingkari Diagnosis Dapat Berakibat Fatal

Bermacam reaksi pasien ketika pertama kali diberitahu bahwa mereka menderita diabetes melitus. Ada pasien yang dapat memerima dengan tenang, memahaminya, ada juga yang kecewa, stress, tidak percaya, marah, tidak menerimanya, atau bahkan mengingkarinya.

Innalillahi, Indonesia Kembali Berduka Mantan Mendiknas Prof Malik Fadjar Wafat

Indonesia kembali kehilangan putra  terbaiknya, hari ini, Senin (7/9), dengan wafatnya Prof Abdul Malik Fadjar, mantan Menteri Pendidikan Nasional (2001-2004).

Boneka Cantik dari Balaikota

Seperti drama korea (drakor), ada yang menangis ada yang tertawa. Akhirnya perburuan rekom PDIP untuk pilwali Surabaya mencapai antiklimaks, Rabu (2/9). And the winner is...Tri Rismaharini sebagai sutradara terbaik. Whisnu berusaha tatag, berdiri di depan kamera menghadap Megawati Soekarnoputri. "Aku tidak akan buang kamu, Whisnu," kata Mega.

Pria 57 Tahun di Bogor: Jari Kaki Terasa Kaku, Bekas Luka Menghitam dan Bersisik

Dok, jari-jari kaki saya terasa kaku, agak mati rasa kadang nyeri, terus kaki kanan di atas mata kaki awalnta gatal saya garuk luka, sekarang sembuh tapi kulitnya jadi bersisik dan menghitam. Ini indikasi apa ya dokter?

Bukan Hoaks, Paket Internet 10GB Hanya Rp10 dari Telkomsel Untuk Pelajar

PT Telkomsel kembali meluncurkan paket data internet sangat murah untuk pelajar Indonesia yang sedang memjalani proses Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Paket internet yang diberi nama Kuota Belajar 10GB, bisa didapatkan hanya seharga Rp10 (sepuluh rupiah).

TERPOPULER