Pemerintah Akan Revisi Perpres Wajibkan Pertamina Jual Premium

JAKARTA – Pemerintah akan mewajibkan PT Pertamina (Persero) menjual Premium di seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Hal ini akan dituangkan dalam revisi Peraturan Presiden Nomor 191 tahun 2014 tentang Penyediaan Pendistribusian dan Harga Jual Eceran Bahan Bakar Minyak (BBM).

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), I.G.N. Wiratmaja Puja menjelaskan bahwa saat ini penugasan penyediaan Premium dan Solar ke Pertamina, hanya untuk wilayah luar Jawa, Madura, dan Bali (Jamali). Sedangkan untuk Jamali, penugasannya adalah Solar, sedangkan Premium tidak masuk kategori tersebut.

Dengan adanya revisi aturan ini, maka PT Pertamina harus menyediakan Premium di seluruh SPBU di Indonesia. “Direvisi supaya  mencapai BBM Satu Harga itu. Nah revisinya sedang disiapkan, sudah hampir selesai,” tutur Wiratmaja dikutip dari website Direktorat Jenderal Migas, migas.esdm.go.id pada Kamis (13/7).

Dalam Rapat Kerja antara Komisi VII DPR RI dengan Menteri ESDM di Gedung DPR RI, hari Senin yang lalu (10/7), Kepala BPH Migas, Fanshurullah Asa menyebutkan, Pertamina memiliki 5.480 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di seluruh Indonesia. Dari jumlah tersebut, ada 1.094 SPBU tidak menjual Premium, rinciannya 800 SPBU di wilayah Jamali dan 294 di luar Jamali.

Direktur Pemasaran Pertamina, M. Iskandar menjelaskan bahwa Premium tidak ada di seluruh SPBU karena amanat dari Peraturan Presiden Nomor 191 Tahun 2014 yang menggolongkannya sebagai bahan bakar umum di Jawa, Madura dan Bali. Jadi produk itu sama seperti Pertamax dan Pertalite.

Atas dasar itu, Pertamina tidak memiliki kewajiban untuk menyediakan Premium di SPBU wilayah tersebut. Bahan bakar berkadar oktan 88 ini merupakan BBM Penugasan untuk SPBU di luar Jamali.

Saat ini harga jual eceran Premium di wilayah non-Jamali (Jawa-Madura-Bali) Rp 6.450 per liter. Sedangkan Solar Rp 5.150 per liter dan minyak tanah Rp 2.500 per liter. (Jarot.S/HA)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Divestasi Freeport

Al Ghazali dan Dendam Anak-Anak Revolusi

Di masa Orde Baru adalah anak-anak yang bapak/ibunya dibunuh atau dipenjarakan Suharto. Di masa ini mereka adalah anak-anak yang bapaknya dipenjarakan Jokowi karena berbeda pandangan politik.

Inilah 4 Keuntungan Membeli Apartemen Tipe Studio

Tinggal di apartemen saat ini sudah menjadi gaya hidup. Lokasi yang strategis dan ditunjang dengan berbagai fasilitas kemudahan menyebabkan banyak masyarakat urban, khususnya para eksekutif muda tertarik untuk tinggal di hunian vertikal.

Aksi Solidaritas Jurnalis-Aktivis di Pengadilan Tinggi Kalsel: Diananta Tidak Sendiri

Para aktivis dan jurnalis terus menggelar aksi solidaritas untuk mantan Pemred Banjarhits, Diananta Putera Sumedi yang disidang sebab menulis berita konflik lahan masyarakat adat versus perusahaan.

Masuki Masa Transisi New Normal, AMSI Jatim Keluarkan 7 Poin Imbauan

Mencermati perkembangan penyebaran Covid-19 di masa transisi New Normal yang semakin meningkat, AMSI Jawa Timur, mengeluarkan 7 poin imbauan.

CFD Kembali Ditiadakan, Fahira: Review dan Evaluasi Kunci Jakarta Kendalikan Covid-19

Senator DKI Jakarta Fahira Idris mengapresiasi keputusan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang kembali meniadakan sementara kegiatan car free day (CFD).

Inilah 5 Kota Yang Jadi Incaran Calon Pembeli Rumah Saat Pandemi Covid-19

Pandemi corona telah mengubah wajah bisnis tanah air, termasuk sektor properti. Jika dulu orang membeli rumah harus datang ke lokasi proyek, sekarang tidak lagi.

Senator DKI: Pasar Harus Jadi Area Paling Aman dari Penyebaran Corona

Pencegahan penyebaran corona di pasar termasuk pasar tradisional menjadi salah satu langkah strategis dan efektif untuk menahan laju dan menghentikan penularan dan penyebaran Covid-19 di Indonesia

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Cerita Hamzah Izzulhaq, Pengusaha di Bidang Pendidikan Yang Sukses di Usia Muda

Meski terbilang sukses di usia muda, nyatanya perjuangan Hamzah Izzulhaq tidaklah mudah.

Tiga Budaya Sunda yang Unik, Nomer 1 Sudah Jarang Ditemukan

Semua tradisi dan budaya di Indonesia unik dan mempunyai ciri khas tersendiri. Tak ketinggalan juga budaya Sunda dan segala tradisi yang dijalankan.

Kemcer Di Curug Cipeteuy