Pemda Sumatera Barat Bantu Penanggulangan Bencana Pangkalan

PAYAKUMBUH – Untuk membantu penanggulangan bencana banjir badang di Pangkalan, Kabupaten Lima Puluh Kota, pemerintah provinsi Sumatera Barat memberikan bantuan dana.

“Tahap pertama (Pemprov Sumbar -red) mengucurkan dana Rp 750 Juta rupiah untuk membantu Penanggulangan bencana banjir bandang di Pangkalan Kabupaten Lima Puluh Kota,” ungkap Prof. Dr. H. Irwan Prayitno, SPsi, MSc, Gubernur Sumatera Barat melalui akun facebooknya pada hari ini, Sabtu (5/3).

Selain dalam bentuk dana untuk penanggulangan bencana, bantuan juga diberikan dalam bentuk beras, rendang, Mie dan makanan instan lain. Bantuan tambahan juga berasal dari lembaga-lembaga sosial dan donatur yang mengirimkan bantuan secara mandiri maupun terkoordinasi dengan BPBD Sumatera Barat.

“Kebutuhan utama masyarakat yang terjebak longsor saat ini adalah makanan dan pakaian, maka dapur umum adalah sangat penting saat ini,” ujar Irwan, gubernur yang juga hafidz Al Qur’an ini saat mengunjungi dapur umum yang didirikan BPBD Sumatera Barat.

Irwan Prayitno Gubernur Sumatera Barat saat meninjau lokasi longsor (foto: Elfizon)

Sementara itu, mulai hari ini jalan Payakumbuh-Pangkalan sudah bisa lalui, khususnya bagi masyarakat Pangkalan yang akan keluar dan relawan yang akan ke lokasi bencana. Namun pemerintah Sumatera Barat menghimbau pengguna jalan yang akan ke Pekanbaru agar jangan dulu melewati jalur ini, karena masih banyak tebing yang rawan dan masih ada tanah amblas di KM 139.

“Demi pencegahan dampak bencana yang masih mungkin terjadi seiring hujan yang masih terus turun, saya memohon kepada masyarakat, wali nagari, dan pamong pemerintahan semua saling memantau daerahnya. Jika ada potensi pergeseran tanah yang bisa berakibat longsor, untuk proaktif melapor kepada BPBD, Kecamatan, atau Polsek terdekat untuk segera ditindaklanjuti,” himbau Irwan.

Sebagaimana diketahui sejak beberapa hari ini telah terjadi longsor yang mengakibatkan putusnya jalan yang menghubungkan provinsi Sumatera Barat dan provinsi Riau. Longsor ini terjadi karena hujan yang terus menerus dan terjadi banjir bandang di daerah Pangkalan Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat.

EDITOR: FK

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.