Pemda Sumatera Barat Bantu Penanggulangan Bencana Pangkalan

0
153
Irwan Prayitno Gubernur Sumatera Barat saat meninjau dapur umum (foto: Elfizon)

PAYAKUMBUH – Untuk membantu penanggulangan bencana banjir badang di Pangkalan, Kabupaten Lima Puluh Kota, pemerintah provinsi Sumatera Barat memberikan bantuan dana.

“Tahap pertama (Pemprov Sumbar -red) mengucurkan dana Rp 750 Juta rupiah untuk membantu Penanggulangan bencana banjir bandang di Pangkalan Kabupaten Lima Puluh Kota,” ungkap Prof. Dr. H. Irwan Prayitno, SPsi, MSc, Gubernur Sumatera Barat melalui akun facebooknya pada hari ini, Sabtu (5/3).

Selain dalam bentuk dana untuk penanggulangan bencana, bantuan juga diberikan dalam bentuk beras, rendang, Mie dan makanan instan lain. Bantuan tambahan juga berasal dari lembaga-lembaga sosial dan donatur yang mengirimkan bantuan secara mandiri maupun terkoordinasi dengan BPBD Sumatera Barat.

“Kebutuhan utama masyarakat yang terjebak longsor saat ini adalah makanan dan pakaian, maka dapur umum adalah sangat penting saat ini,” ujar Irwan, gubernur yang juga hafidz Al Qur’an ini saat mengunjungi dapur umum yang didirikan BPBD Sumatera Barat.

Irwan Prayitno Gubernur Sumatera Barat saat meninjau lokasi longsor (foto: Elfizon)

Sementara itu, mulai hari ini jalan Payakumbuh-Pangkalan sudah bisa lalui, khususnya bagi masyarakat Pangkalan yang akan keluar dan relawan yang akan ke lokasi bencana. Namun pemerintah Sumatera Barat menghimbau pengguna jalan yang akan ke Pekanbaru agar jangan dulu melewati jalur ini, karena masih banyak tebing yang rawan dan masih ada tanah amblas di KM 139.

“Demi pencegahan dampak bencana yang masih mungkin terjadi seiring hujan yang masih terus turun, saya memohon kepada masyarakat, wali nagari, dan pamong pemerintahan semua saling memantau daerahnya. Jika ada potensi pergeseran tanah yang bisa berakibat longsor, untuk proaktif melapor kepada BPBD, Kecamatan, atau Polsek terdekat untuk segera ditindaklanjuti,” himbau Irwan.

Sebagaimana diketahui sejak beberapa hari ini telah terjadi longsor yang mengakibatkan putusnya jalan yang menghubungkan provinsi Sumatera Barat dan provinsi Riau. Longsor ini terjadi karena hujan yang terus menerus dan terjadi banjir bandang di daerah Pangkalan Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat.

EDITOR: FK

Langganan berita lewat Telegram
loading...
Loading...
BACA JUGA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

TERBARU