Pelaku Pengeboman Gereja di Surabaya Gunakan Anak Kecil

0
56
Presiden Jokowi saat mengunjungi korban ledakan bom gereja di RS Bhayangkara, Surabaya, Ahad (13/5/2018) (foto:Setya/SERUJI)

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Presiden RI Jokowi mengatakan bahwa pelaku pengeboman gereja di Surabaya, Jawa Timur, menggunakan dua anak kecil dalam melakukan aksi bom bunuh diri.

“Pelaku menggunakan dua anak berumur kurang lebih 10 tahun yang digunakan juga untuk pelaku bom bunuh diri,” kata Presiden Jokowi saat menggelar konferensi pers di Surabaya, Ahad (13/5).

Presiden selepas mendapatkan laporan terkait dengan pengeboman tiga gereja di Surabaya langsung membatalkan dua agendanya di Jakarta dan seketika bertolak ke Surabaya.

Baca juga: Polisi Evakuasi Empat Jenazah Korban Ledakan Bom di Gereja Pentakosta Arjuno

Ia pun mendatangi dua lokasi gereja yang mendapat serangan aksi terorisme tersebut, yakni GKI di Jalan Diponegoro dan Gereja Pantekosta Pusat Surabaya di Jalan Arjuna.

Selanjutnya, Presiden juga mengunjungi korban luka yang dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya.

Presiden pun menyesalkan bahwa aksi pengeboman itu telah menelan banyak korban, di antaranya anak-anak yang tidak berdosa.

Baca juga: Presiden Jokowi: Teror Bom Gereja di Surabaya Tindakan Biadab

Keprihatinan tersebut disampaikan Presiden mengingat seharusnya tidak terjadi atau jatuh korban yang begitu banyak, terlebih anak-anak kecil.

“Tindakan terorisme kali ini sungguh biadab dan di luar batas kemanusiaan yang menimbulkan korban anggota masyarakat, anggota kepolisian, dan juga anak-anak yang tidak berdosa,” katanya.

Presiden menegaskan bahwa terorisme adalah kejahatan terhadap kemanusiaan dan tidak ada kaitannya dengan agama apa pun, semua ajaran agama menolak terorisme dengan alasan apa pun.

Pada kesempatan itu Presiden didampingi sejumlah pejabat, di antaranya Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Menko Polhukam Wiranto, Kepala BIN Budi Gunawan, dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto. (Ant/SU02)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA

Polda Sulsel Ringkus Sindikat Narkoba Jaringan Internasional

MAKASSAR, SERUJI.CO.ID - Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sulawesi Selatan meringkus tersangka, yang merupakan sindikat peredaran narkoba jaringan internasional, setelah lebih dari dua tahun...
Pemukiman Yahudi di Tepi Barat

Israel Akan Bangun Ribuan Rumah Baru di Tepi Barat

YERUSALEM, SERUJI.CO.ID - Menteri Pertahanan Israel pada Kamis (24/5) mengatakan berencana meminta persetujuan untuk pembangunan sekitar 2.500 rumah baru sebagai permukiman Yahudi di Tepi...
ott, korupsi

KPK Periksa Bupati Buton Selatan

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Bupati Buton Selatan Agus Feisal Hidayat bersama enam orang yang diamankan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam operasi tangkap tangan (OTT) tiba...

Thailand Rebut Angka Pertama Atas Indonesia di Piala Uber

BANGKOK, SERUJI.CO.ID - Tim Thailand merebut angka pertama atas Indonesia pada pertandingan babak perempat final turnamen bulu tangkis beregu putri Piala Uber melalui pemain...

Angka Kurang Gizi di NTB Masih Tinggi

MATARAM, SERUJI.CO.ID - Dinas Kesehatan Nusa Tenggara Barat menyebutkan angka kurang gizi di wilayah itu masih tergolong tinggi. "Masih tinggi prevalensi kurang gizi di NTB,...