Pelajar Surabaya Ingin Suratnya Dibaca Raja Salman

SURABAYA – Menghormati tamu, banyak cara dapat dilakukan. Demikian juga hari ini, Rabu (1/3) saat rakyat Indonesia menyambut tamu istimewa Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud.

Kalau ribuan pelajar di Bogor akan berbaris sambil melambaikan “bendera mini” dua Negara (Indonesia-Saudi Arabia), maka anak di lain wilayah Indonesia juga punya cara menghormati Raja Salman, meski dengan cara yang berbeda.

Di Surabaya misalnya, Sebanyak 150 pelajar kelas 4 dan 5 SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya menulis ‘surat cinta’ secara kolektif untuk Raja Arab Saudi

Ahmad Fauzan Rahmadhani, siswa kelas 4, SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya, mengaku sangat gembira King Salman datang ke Indonesia. “Seringlah ke Indonesia Raja Salman, menjalin kerjasama yang baik dengan Pak Presiden Jokowi,” tulisnya dalan surat.

M Ulul Azmi Paniputra (10) kelas 4 SD, berharap semoga surat yang ditulisnya itu dibaca oleh Raja Salman. “Tulisan saya  bahasa Indonesia, semoga dibaca Raja Salman,” tandasnya.

Kegiatan ini menurut Humas SD Muhammadiyah 4 Pucang, Edy Purnomo, dilakukan agar siswa memahami kerjasama antar Negara. Semua surat akan kita sortir dan kita kirim ke Raja Salman.

Raja Salman dan rombongan direncanakan akan tiba hari ini, Rabu (1/3) di Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta,  yang langsung disambut oleh Presiden Jokowi.

EDITOR: Yus Arza/Harun S

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Umat Islam Harus Menangkan Pilpres dan Pileg

Mengingat betapa pentingnya momentum Pemilu 17 April 2019, maka umat Islam harus benar-benar berjuang dan mempunyai komitmen untuk dapat memenangkan pertarungan politik baik untuk Pilpres maupun Pileg yaitu memilih calon Paslon Presiden/Wapres serta Caleg yang didukung oleh Partai Politik yang memang punya komitmen berjuang dan keberpihakan untuk kepentingan Umat Islam dalam semua aspek kehidupan berbangsa dan bernegara.

Selesai ?

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Diserbu Penumpang, Tarif Kapal Pelni Kendari-Jakarta Hanya Rp529 Ribu

Kebetulan harga tiket kapal laut milik Pelni masih relatif murah. Untuk penumpang dewasa dari Kendari hingga Tanjung Priuk, Jakarta Utara hanya dibanderol Rp529 ribu, termasuk tiket kapal super ekspres Jetliner Kendari-Baubau hanya Rp100 ribu perpenumpang.