Panglima TNI Belum Agendakan ke Amerika Lagi

0
30
Gatot Nurmantyo
Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo

MAKASSAR, SERUJI.CO.ID – Panglima Tentara Nasional Indonesia, Jenderal Gatot Nurmantyo menyatakan jika dirinya belum punya agenda lagi untuk berangkat ke Amerika Serikat.

“Belum ada lagi karena meetingnya (pertemuannya) berakhir hari ini,” ujar Gatot Nurmantyo usai memberikan pengarahan kepada 5.000 personel TNI dan Polri di Lapangan Karebosi Makassar, Rabu (25/10).

Ia mengatakan, sejak dirinya dilarang memasuki Amerika Serikat, ia langsung melaporkan hal itu kepada Presiden Jokowi dan menjadi urusan Kementerian Luar Negeri.

Panglima juga mengaku setelah beberapa hari penolakan dirinya masuk Amerika Serikat, ia pun menunggu petunjuk dari Presiden Jokowi apakah akan diperintahkan atau tidak.

Terlebih setelah ia menerima surat permintaan maaf dari Panglima Angkatan Bersenjata Amerika Serikat Jenderal Joseph F Durford, Jr dan mengundangnya kembali untuk berkunjung sebagai undangan.

“Jenderal (Joseph) sudah menulis surat kepada saya dan meminta maaf, mengundang saya ke sana (Amerika), cuma saya sampaikan bahwa sekarang ini semua sudah saya serahkan kepada presiden dan saya ke sana sebagai panglima utusan presiden maka saya berangkat hanya atas nama presiden,” jelasnya.

Sebelumnya, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo akan menghadiri acara “Chiefs of Defense Conference on Country Violent Extremist Organization” (VEOs) yang dilaksanakan pada 23-24 Oktober 2017 di Washington DC atas undangan Panglima Angkatan Bersenjata AS, Jenderal Joseph F. Durford, Jr.

Kapuspen TNI Mayjen TNI Wuryanto menjelaskan bahwa Panglima TNI mendapat undangan resmi yang dikirim oleh Pangab Amerika Serikat, dan Jenderal Gatot pun telah membalas surat tersebut dan mengkonfirmasi kehadirannya.

Namun, Jenderal TNI Gatot Nurmantyo tidak jadi hadir pada acara tersebut karena adanya larangan masuk ke wilayah AS.

Menurut Mayjen TNI Wuryanto, Jenderal TNI Gatot Nurmantyo beserta isteri dan delegasi telah mengurus visa dan administrasi lainnya untuk persiapan keberangkatan ke AS. Kemudian, pada Sabtu 21 Oktober 2017, Panglima TNI siap berangkat menggunakan maskapai penerbangan Emirates.

“Beberapa saat sebelum keberangkatan ada pemberitahuan dari maskapai penerbangan bahwa Panglima TNI beserta delegasi tidak boleh memasuki wilayah AS oleh US Custom and Border Protection,” tutur Kapuspen TNI Mayjen TNI Wuryanto.

Wuryanto mengatakan bahwa terkait peristiwa itu, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo telah melapor kepada Presiden RI, Menteri Luar Negeri dan Menkopolhukam serta mengirim surat kepada Jenderal Joseph F Durford Jr dan saat ini masih menunggu penjelasan atas insiden larangan masuk tersebut. (Ant/SU02)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

HIV positif

Belasan Ibu Hamil di Kaltara Positif HIV

NUNUKAN, SERUJI.CO.ID - Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Utara menemukan belasan ibu hamil positif mengidap penyakit HIV/AIDS pada 2017. "Ada 12 ibu hamil di Kaltara ini positif...

Kapolda Papua Serahkan Bantuan Kemanusiaan Untuk Asmat

ASMAT, SERUJI.CO.ID - Kapolda Papua Irjen Pol Boy Rafli menyerahkan bantuan kemanusiaan untuk anak-anak dan sanak keluarganya yang menderita penyakit campak dan gizi buruk di...

TNI Kerahkan Dua Helikopter Kirim Obat ke Asmat

TIMIKA, SERUJI.CO.ID - Markas Besar TNI mengerahkan dua unit helikopter untuk mengirim obat-obatan guna membantu menangani wabah penyakit campak dan gizi buruk di Kabupaten Asmat,...

Jiwa Gotong Royong yang Masih Tumbuh Subur

Tempo hari saya tercengang dengan megahnya sebuah masjid di desa Raji,  Demak, Jawa Tengah. Rupanya masjid yang belum selesai di bangun itu sudah menelan...

kebebasan berpikir

Kebebasan dalam Berpikir Hakikat bebas adalah merdeka dari segala hal yang mengikat. Berbicara tentang bebas, kita dapat belajar dari pengalaman komika kenamaan yaitu Ge Pamungkas...
_99517609_gepamungkas_joshuasuherman

Indonesia Darurat Keadilan

Indonesia Darurat Keadilan Salah satu penyebab gagalnya beberapa negara di Afrika di antaranya dalam masalah ketimpangan keadilan, sebut saja di Ethiopia, Zimbabwe dan negara-negara yang...