Panglima FPI: GNPF MUI Tetap Kawal Kasus Ulama

0
71
munarman, fpi
Panglima FPI Munarman

JAKARTA – Gerakan Nasional Pembela Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI) sudah bertemu dengan Presiden Joko Widodo. Namun GNPF menegaskan akan tetap membela para ulama yang diduga dikriminalisasi.

“GNPF MUI tetap akan berada di barisan umat Islam membela dan mengawal semua persoalan yang menimpa umat Islam, apa pun juga terutama yang sudah terjadi,” kata Panglima Aksi Bela Islam, Munarman di AQL Islamic Center, Jakarta Selatan, Selasa (27/6).

Munarman mengatakan, pertemuan GNPF dengan Presiden Jokowi sejauh ini tak akan mengubah apapun yang berkaitan dengan kasus-kasus yang terjadi pada ulama. GNPF tak akan meninggalkan teman mereka.

“Tidak ada GNPF meninggalkan. Tim kita secara teknis bekerja, tim kita memprioritaskan kasus yang sudah terjadi. Saya tak perlu sebutkan kasusnya, GNPF berdiri untuk membela perkara-perkara itu,” tegasnya.

Munarman mengatakan, dialog merupakan hal yang lumrah antara dua pihak yang salah paham. Tak bisa disebut GNPF mengalah dan melunak usai pertemuan dengan Jokowi.

“Adanya kesenjangan informasi dari dua belah pihak itulah yang menyebabkan proses dialog. Tak bisa dimaknai macam macam, itu proses untuk menyamakan informasi,” jelas Munarman.

Selain itu, GNPF menjelaskan bahwa masih banyak pekerjaan rumah bagi pemerintahan Jokowi terutama yang menyangkut hajat umat Islam. Jokowi harus mendengar masukan yang disampaikan dalam dialog tersebut.

“Masih banyak PR dari umat Islam yang perlu dikomunikasikan, ada kesenjangan persepsi. Jangan sampai juga ada bahwa ini adalah semacam pengawalan perkara. Kalau pengawalan perkara namanya advokasi,” ujarnya. (IwanY)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Soekarwo

Soekarwo: Jelang Pilkada Suasana Politik Jatim Akrab

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Gubernur Jawa Timur Soekarwo menilai suasana politik di Jatim akrab dan tidak ada perpecahan menjelang pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak pada...

DPD: Indonesia Berbagi Pengalaman Atasi Terorisme

HANOI, SERUJI.CO.ID - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah Nono Sampono mengatakan Indonesia berbagi pengalaman mengatasi aksi terorisme dalam upaya mendorong langkah bersama mencegah kejahatan tersebut. Dalam...

PSI Galang Dana Publik Untuk Partai

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) akan menggalang dana donasi publik untuk pendanaan partai dan mendorong perbaikan iklim politik di Tanah Air. "Agar independen, hanya...
Anugerah Humas

Website ITS Sabet Juara II Anugerah Humas Perguruan Tinggi

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya berhasil menyabet peringkat dua dalam ajang Anugerah Humas Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Koordinasi Perguruan...
anggota DPR kaya raya

Fahri: Bambang Soesatyo Sudah Kaya Sejak Lama

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Sejak dilantik menjadi Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menggantikan Setya Novanto, nama Bambang Soesatyo terus menjadi sorotan publik. Foto-foto gaya...
loading...
fotozukifli

Paska Diperiksa, Ustadz Zukifli Muhammad Ali Diundang Live di TV Swasta Nasional

Berita tentang "penangkapan" ustadz baru-baru saja terjadi, dialami Ustadz Zukifli Muhammad Ali, yang ditetapkan sebagai tersangka dugaan menyebarkan kebencian berdasarkan SARA, lihat di berita...
tweet

Berjilbab Tapi Korupsi, Bukan Najwa Shihab

"Esensi Islam tidak terletak pada Pakaian yg dikenakan tapi pada Akhlak yg dilaksanakan (Gus Dur) Berhijab tp Korupsi, Najwa Sihab tak berhijab dapat Penghargaan Tokoh...
sumber: harianterbit

Peringatan 44 Tahun Peristiwa MALARI: Mengembalikan Reformasi yang Kita Mau

Pada 15 Januari 2018 lalu, bertepatan dengan 44 tahun Peristiwa 15 Januari 1974 yang lebih dikenal dalam catatan sejarah sebagai Peristiwa Malapetaka Lima Belas...