Pangdam Ancam Pecat Prajurit Terlibat Politik Praktis

0
25
Arif Rachman
Pangdam V Brawijaya, Mayjen TNI Arif Rachman. (Foto: Amal/SERUJI)

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Pangdam V Brawijaya, Mayjen TNI Arif Rachman, menjamin Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Jawa Timur pada 2018 mendatang aman. Terkait hal itu, Arif mengaku akan mengerahkan seluruh pasukannya untuk mengamankan pelaksanaan Pilkada Jatim.

“Kami menjamin Pilkada di Jatim berjalan aman, lancar. Dan Alhamdulillah kondisi Jatim sampai saat ini aman, sangat kondusif,” kata Pangdam Arif, saat silaturrahim dengan awak media di ruang Hening Makodam V Brawijaya, Surabaya, Kamis (14/12).

Kata Arif, menjaga Jatim aman dan kondusif merupakan kewajibannya bersama Polri. Namun, Arif tak menyebut berapa pasukan yang bakal diterjunkan untuk mengamankan pada Pilkada di Jatim.

“Tentunya segenap jajaran prajurit TNI di seluruh Jatim siap mengamankan pelaksanaan Pilkada nanti. Kami juga akan berkoordinasi dengan Polda Jatim terkait pengamanan ini,” katanya.

Selain menjaga keamanan Pilkada, Arif juga memastikan seluruh prajurit TNI di wilayah Kodam V Brawijaya netral dalam Pilkada. Netralitas ini, kata dia, sesuai dengan arahan dari Panglima TNI, Hadi Tjahjanto, yang mengharuskan prajurit TNI netral pada Pilkada.

“Prajurit TNI harus netral, itu jelas. Bahkan jika terbukti ada prajurit TNI yang tidak bisa menjaga netralitas tersebut akan diberikan sanksi tegas, pecat jika terlibat politik praktis,” kata pria yang baru sebulan menjabat sebagai Pangdam V Brawijaya ini. (Amal/SU02)

Komentar

BACA JUGA
Khofifah Indar Parawansa

Khofifah Harap Polisi Usut Tuntas Kasus Kekerasan Pada Ulama

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Terkait kasus penganiyaan terhadap ulama atau tokoh agama, Khofifah Indar Parawansa menyesalkan hal itu dan berharap pihak berwenang dapat mengusut tuntas...

Ini Tiga Hal Yang Dibahas Dalam Rapat Rektor Kampus Negeri se-Jatim

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Rektor kampus negeri se-Jawa Timur berkumpul di UIN Sunan Ampel Surabaya, Selasa (20/2), untuk membahas perkembangan terakhir SNMPTN 2018, masalah penomoran...
IAIN Langsa

Rektor IAIN Langsa: Negara dan Presidennya Sama, Tapi Kenapa Kenyataan Sosialnya Beda

KOTA LANGSA, SERUJI.CO.ID – Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa Dr. H. Zulkarnaini, MA mengatakan masyarakat Indonesia belum merasakan kehidupan atau kenyataan sosial...

Jika Menang Pilgub, Puti Guntur Janjikan Pendidikan Gratis

MALANG, SERUJI.CO.ID - Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf (Gus Ipul)-Puti Guntur Soekarno saat ini tengah fokus mengampanyekan berbagai program untuk...
Puti ke Gereja

Kunjungi Keuskupan Gereja Katolik, Puti Guntur Sampaikan Komitmen Kebangsaan

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Calon Wakil Gubernur Jawa Timur, Puti Guntur Soekarno berkunjung ke Gereja Katolik Keuskupan Kota Malang, Selasa (20/2). Turut mendampingi Sekretaris DPD PDIP...
loading...
IMG_20180220_212008

Pasukan Dayak dan Banser Sepakat Bertemu, Ada Apa..?

Kotawaringin Barat - Sejumlah anggota Barisan Pertahanan Masyarakat Adat Dayak (Batamad) , anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) serta anggota Aliansi Pemuda Dayak (APD) Kabupaten...
20180215_133823

SMA Negeri 1 Merbau Melakukan Aksi Hari Hijab Massal

Para siswa perempuan berbaris dengan rapi di Jalan DI. Panjaitan, sambil senyum-senyum siswa-siswa perempuan SMA Negeri 1 Merbau pawai hijab massal. Dengan membawa spanduk...
019786100_1439819451-ilustrasi-penghinaan-1

Hukum Menghina Bagi Muslim, Masihkah Perlu KUHP?

Undang-undang masalah penghinaan pada presiden/pejabat negara dan wakil rakyat menjadi pembahasan yang sangat menarik di masyarakat. Bahkan menjadi kerancuan manakah antara hinaan dan kritikan....