Pangarmatin Meregenerasi Jabatan di Lingkungan Armada Kawasan Timur

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – TNI Angkatan Laut terus berupaya melakukan regenerasi jabatan khususnya di lingkungan Armada RI Kawasan Timur (Armatim), Surabaya.

Panglima Komando Armada RI Kawasan Timur, Laksaman Muda TNI Didik Setiyono mengatakan serah terima jabatan di lingkungan TNI merupakan suatu hal yang biasa, karena memang upaya TNI AL untuk regenerasi dari yang senior naik jabatan lebih tinggi dan yang muda menduduki jabatan baru.

“Serah terima jabatan itu hal biasa karena memang regenerasi harus berjalan, disatu sisi yang senior akan mendapatkan jabatan yang lebih tinggi lagi, kemudian diganti yang baru lagi,” kata Didik disela Sertijab di Dermaga Ujung, Surabaya, Selasa (13/3).

Ia melanjutkan, serah terima jabatan tersebut diantaranya Danlantamal V, yang sekarang dijabat Kolonel Laut (P) Edwin, sedangkan Laksamana Pertama (Laksma) TNI Edi Sucipto, pejabat lama, mendapatkan promosi jabatan bintang dua sebagai Asisten Potensi Maritim (Aspotmar) Kasal.

“Sementara Komandan Lantamal XI diserah terimakan dari Brigjen TNI (Mar) Bambang Sutrisno, kepada Brigjen TNI (Mar) I Ketut Suarya. Selanjutnya Brigjen TNI (Mar) Bambang Sutrisno menggantikan jabatan Kadispotmar TNI AL,” ungkapnya.

Untuk jabatan Komandan Satkat Koarmatim juga diregenerasi dari Kolonel Laut (P) Rudhi Aviantara Irvandhani, kepada Kolonel Laut (P) Isswarto. Selanjutnya Kolonel Rudhi Aviantara akan melanjutkan tugas sebagai Pakoorsmin Kasal.

“Komandan Pangkalan dan Komandan Satuan memiliki tugas yang berbeda. Komandan pangkalan merupakan satuan pendukung dari operasional kita. Sedangkan Komandan Satuan Kapal adalah menyiapkan unsur unsur untuk tempur,” terangnya. (Devan/Hrn)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Mengapa Islamophobia?

Salah Besar Bila Disebut Konflik Agraria Tidak Ada 3 Tahun Terakhir, Berikut Datanya

Pendapat Guru Besar hukum terkait pernyataan capres nomor urut 01, Jokowi soal tidak adanya sengketa lahan dalam kurun 3 tahun ini di proyek infrastruktur.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.