close

Nukman Luthfie, Pakar Media Sosial Meninggal Dunia

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Pakar media sosial Indonesia, Nukman Luthfie, meninggal dunia pada usia 54 tahun di Yogyakarta, Sabtu (12/1) pukul 22.15 WIB.

Jenazah akan dimakamkan di Kendal, Jawa Tengah, Ahad (13/1).

Di linimasa Twitter, tagar #RIPNukman menghiasi trending topic Twitter Indonesia. Akun Instagram dan Twitter @nukman pun dibanjiri ucapan belasungkawa, mengenang kepergiannya.

Sejumlah tokoh juga mengucapkan turut berduka atas kepergian Nukman Luthfie yang kerap mengajak masyarakat Indonesia untuk berbuat positif di media sosial.


Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan juga mencuitkan bela sungkawa. Ia berterima kasih kepada Nukman atas ilmu yang telah dicurahkan Almarhum demi kebaikan Jakarta.

“Innalilahi wa inna ilaihi raji’un. Sugeng tindak, Mas @nukman. Semoga husnul khatimah. Terima kasih atas sumbangsih ilmunya bagi Pemprov DKI Jakarta,” kata Anies lewat akun Twitter-nya.

Nukman Luthfie, lahir di Semarang, 24 September 1964. Ia merupakan salah satu tokoh media sosial di Indonesia. Sempat memulai karir sebagai jurnalis, ia kemudian mendalami dunia internet setelah menjadi direktur pemasaran di PT Agranet Multicitra Siberkom (Agrakom) dan menjabat sebagai Internet Services Director yang melahirkan situs berita online pertama di Indonesia, detik.com.

Nukman kemudian mendirikan Virtual Consulting, dan juga kerap menjadi pembicara dalam acara-acara bertema internet di Indonesia.

Beberapa waktu lalu, ia juga mengatakan bahwa media sosial dan media daring lainnya bisa menjadi sarana bela negara, terutama bagi kalangan anak muda.

Ia mengajak masyarakat untuk menyebar konten positif di media sosial untuk menginspirasi orang lain. (SU05)

BACA JUGA

Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

Nikmat Allah Jangan Dustakan

Kenapa anak itu bahagia? Karena dia tahu berterimakasih dan menghargai hadiah yang didapatnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Loading...

Media di Tengah Masyarakat Yang Terjangkit Post Truth

Bagi media, Post Truth itu sesungguhnya sangat menguntungkan. Karena di tengah masyarakat yang terjangkiti Post Truth mereka tidak sedang mencari kebenaran, tapi kesukaan.

Diskursus Jernih DAS Citarum

Melalui seminar ini, BPK ingin berperan memperbaiki sungai sepanjang 300 kilometer yang didapuk oleh Bank Dunia sebagai sungai terkotor di dunia tersebut.

Renungan Hari Tenang: Dari Indonesia Pusaka Hingga Tuhan Survei

Dan memang itulah tujuan tertinggi dari ritual pemilu. Kompetisi, adu gagasan, demonstrasi kepentingan, itu semua semacam gerak senam dan angkat beban dalam gymnasium.

BPN Hormati Keputusan MK Memajukan Pembacaan Putusan Sengketa Pilpres 2019

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi menghormati...

Keputusan Sengketa Pilpres Dipercepat Pada Tanggal 27 Juni

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Kepala Bagian Humas dan Kerja Sama...

PPDB Zonasi di Jakarta Akan Dilakukan Penyesuaian

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan...

Hindari Sinar-X, Sabu-Sabu Diselundupkan di Dalam Jok Mobil

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Penyelundup 15 kilogram (kg) sabu-sabu yang...

Bawaslu Kudus Persiapkan Data Untuk Hadapi Gugatan di MK

KUDUS, SERUJI.CO.ID - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Kudus,...

Sikap Politik PAN Akan Dirujuk Dari Putusan MK

DEPOK, SERUJI.CO.ID - Sekjen PAN, Eddy Soeparno menyatakan putusan...

TERPOPULER