close

Netizen Surabaya Ngopi Bareng Fahri Hamzah

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah yang di media sosial terkenal dengan aksi-aksi kontroversialnya hadir dalam acara “Netizen Ngopi Bareng Fahri Jilid ke-24” di Hotel Pesonna, Surabaya, Sabtu (21/7).

Dalam acara yang dihadiri sekitar 250 orang itu, diawali dengan mengheningkan cipta kemudian hadirin bersama-sama menyanyikan lagu kebangsaan “Indonesia Raya”.

Pada acara inti, Fahri Hamzah mengawalinya dengan orasi kebangsaan bertema “Mengapa Indonesia Belum Sejahtera?”. Kemudian disusul aneka pertanyaan dan aspirasi yang tercurah langsung kepada Fahri. Pria yang dikenal dengan “Singa podium di Senayan” itu menanggapinya satu per satu dengan santai diselingi candaan.

Dalam acara tersebut, para haters Fahri pun diberikan ruang untuk menumpahkan uneg-unegnya.


“Saya punya akun anonim untuk nyinyiri bang Fahri, gak setuju sama Fahri Hamzah, kok bisanya cuma ngompori aja, gak kasih solusi. Mewakili siapa sih bang Fahri ini? Partai saja gak ada,” kata Guntur, yang memperkenalkan dirinya sebagai haters Fahri.

“Jokowi gak bisa disalahkan, kan dia eksekutif. Harusnya DPR dong, mengapa DPR tidak melakukan impeachment?” imbuhnya mempertanyakan.

Fahri pun menanggapinya dengan ringan.

“Lha, selama ini siapa yang paling ribut di DPR?” tanya Fahri.

Berbagai masalah dikemukakan dalam acara tersebut. Dari mulai tema sistem presidensial dan parlementer, kejahatan korupsi, pembangunan infrastuktur yang tidak tepat sasaran yang berdampak hutang negara membengkak, poros maritim, sektor online, UU ITE, islamophobia, politik identitas, hingga soal perlindungan pekerja migran.

“Negara membuat masalah untuk kemudian dapat bekerja menyelesaikan masalah dengan menggunakan APBN,” ujar Fahri.

Fahri pun membagikan buku-buku karyanya sebagai hadiah bagi para 30 orang peserta pertama yang hadir.

Kemudian pemberian cindera mata kepada Fahri Hamzah yang disampaikan langsung oleh Pimpinan Umum Seruji Ferry Koto.

Selesai acara, peserta yang hadir sibuk berswafoto dengan politisi senayan dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

ngopi bareng fahri
Fahri Hamzah menerima cindera mata dari Pimpinan Umum SERUJI, Ferry Koto, berupa kaos #AkuSeruji pada acara “Ngopi Bareng Fahri” di Surabaya (21/7/2018). (foto:SERUJI)

Dalam road shownya di Surabaya, sebelum digelar “Ngopi Bareng Fahri”, Fahri mengisi seminar nasional “Sejarah Pergerakan Pemuda Islam di Indonesia” di Hotel Pesonna pada hari yang sama. Dan pada Ahad (22/7) pagi, mengisi Kuliah Subuh di Masjid At-Taqwa Surabaya.

Menurut salah seorang founder #NgopiBarengFahri, Wulan, road show ‘Ngopi Bareng Fahri’ sudah berlangsung di beberapa kota/daerah. Dimulai dari Jakarta, Mataram, Makassar, Bandung, Dompu (NTB), Depok, Gorontalo, Banten, Malang dan kota-kota lainnya, bahkan sampai digelar di Taiwan. Setelah dari Surabaya, road show akan digelar di Bima.

“Acara Ngopi Bareng Fahri akan terus berlanjut. Setelah Surabaya, lanjut ke Bima, dan masih ada 107 kota lebih lainnya,” ujar Wulan yang juga sebagai Ketua/Koordinator #Fahr1Voice kepada SERUJI, Ahad (22/7).

Acara ‘Ngopi Bareng Fahri’, jelas Wulan, bertujuan untuk mengedukasi semua pihak, sehingga gerakan ini semacam wadah/ajang diskusi namun santai sambil mengenal Fahri lebih dekat.

“Pak Fahri itu bukan hanya milik satu golongan, namun milik semua kalangan, lintas golongan, bahkan lintas partai. Selama ini orang hanya tahu Fahri Hamzah di tivi dan di medsos yang kritis melulu, maka dengan ‘Ngopi Bareng Fahri’ ini mereka yang hadir langsung bertanya dan mengadili jalan fikiran Pak Fahri dalam melihat isu-isu terkini di Indonesia,” ujarnya.

Sepanjang acara, banyak peserta yang hadir terus mengunggah kegiatan yang berlangsung di media sosial dengan tagar #NgopiBarengFahri.

“Saya sampaikan terima kasih kepada semua tim #FahriVoice yang berkerja keras menjadikan acara ini sukses, bahkan tagar #NgopiBarengFahri sempat menjadi Trending Topic no 3,” kata Wulan.

Salah satu founder #NgopiBarengFahri lainnya, Dimas Akbar, mengatakan road show ini unik karena diinisiasi oleh netizen, bukan Fahri. Jadi istilahnya ‘dari netizen, oleh netizen, untuk netizen’.

“Dan animo netizen sangat luar biasa. Terbukti ratusan netizen selalu membanjiri acara ‘Ngopi Bareng Fahri’,” ujar Dimas. (SU05)

Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

Waspada Prediabetes, Inilah Faktor Risikonya

Nah, sesuai dengan namanya, prediabetes, penyandangnya belum bisa masuk kategori diabetes, tapi kadar gula darahnya sudah tinggi.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Baca Juga

Benang Kusut Reformasi Agraria

Bila penyelesaian konflik pertanahan dilakukan hanya mendasar kepada tujuan peningkatan elektabilitas, maka hal itu bukanlah penyelesaian yang konfrehensif sesuai amanat Reformasi Agraria yang dicita-citakan.

Mengenal Lebih Dekat Komisi Anti Korupsi Hongkong

Hubungan persahabatan antara KPK dan ICAC telah terjalin dengan baik selama dua tahun terakhir. Kerjasama kedua lembaga anti rasuah tersebut sebagian besar menyangkut peningkatan kapasitas KPK, terutama dibidang akuntansi forensik, pemulihan aset, dan tehnik investigasi.

Sebut Al-Liwa Berkibar di Kampanye Prabowo, TKN: Bukti Eks HTI di Belakang Prabowo-Sandi

"Bagaimana mungkin seorang Prabowo yang patriotik dan nasionalis tidak berani bersikap dengan tegas hanya karena ingin mendapatkan dukungan elektoral," kata Ace.

Mimpi Indonesia Melaju ke Putaran Final Piala Asia U-23 Dikandaskan Vietnam

Di menit akhir pertandingan, pada menit ke-90+3, Vietnam akhirnya berhasil mencetak gol melalui sundulan gelandang Trieu Viet Hung memanfaatkan umpan tendangan sudut.

Nilai Keberhasilan Pembangunan MRT Karena Kepemimpinan Jokowi Efektif, Begini Penjelasan TKN

Menurut Ace, telah sekian banyak Gubernur DKI Jakarta merencanakan pembangunan MRT, namun, di era kepemimpinan Gubernur Jokowi lah pembangunan MRT dimulai.

Resmikan MRT Fase Pertama, Jokowi: Kita Mulai Peradaban Baru

"Hari ini sebuah peradaban baru akan kita mulai, yaitu dengan dioperasikannya MRT di DKI Jakarta, fase pertama," ujar Presiden.

Jokowi: Selama 4,5 Tahun Difitnah Saya Diam, Hari Ini Saya Akan Lawan !

Saya diam saja tetap masih dituding antek asing. Tapi sekarang dihadapan warga Jogja saya akan lawan

Khofifah Mengaku Kaget Namanya Disebut Romi Terkait Jual Beli Jabatan di Kemenag

"Saya juga kaget, rekomendasi dalam bentuk apa yang disampaikan (Romi)," kata Khofifah.

Sebut Al-Liwa Berkibar di Kampanye Prabowo, TKN: Bukti Eks HTI di Belakang Prabowo-Sandi

"Bagaimana mungkin seorang Prabowo yang patriotik dan nasionalis tidak berani bersikap dengan tegas hanya karena ingin mendapatkan dukungan elektoral," kata Ace.

Nilai Keberhasilan Pembangunan MRT Karena Kepemimpinan Jokowi Efektif, Begini Penjelasan TKN

Menurut Ace, telah sekian banyak Gubernur DKI Jakarta merencanakan pembangunan MRT, namun, di era kepemimpinan Gubernur Jokowi lah pembangunan MRT dimulai.

Jokowi: Selama 4,5 Tahun Difitnah Saya Diam, Hari Ini Saya Akan Lawan !

Saya diam saja tetap masih dituding antek asing. Tapi sekarang dihadapan warga Jogja saya akan lawan

Tidak Terbukti Keterlibatan Prajurit di Acara Prabowo-Sandi, Begini Penjelasan Mabes TNI

Pada saat pensiun, RAT mengembalikan mobil dinas namun pelat nomor dinasnya tetap dipegang yang bersangkutan.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Tidak Terbukti Keterlibatan Prajurit di Acara Prabowo-Sandi, Begini Penjelasan Mabes TNI

Pada saat pensiun, RAT mengembalikan mobil dinas namun pelat nomor dinasnya tetap dipegang yang bersangkutan.

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Khofifah Mengaku Kaget Namanya Disebut Romi Terkait Jual Beli Jabatan di Kemenag

"Saya juga kaget, rekomendasi dalam bentuk apa yang disampaikan (Romi)," kata Khofifah.
video

Viral Video Mobil Berplat TNI di Kampanye Prabowo-Sandi, Begini Penjelasan Mabes TNI

Sebuah video yang memperlihatkan mobil berplat TNI dalam acara kampanye pasangan calon Presiden-Wakil Presiden nomor urut 02, Prabowo-Sandiaga hari ini, Jumat (22/3) viral di media sosial.