MUI Sayangkan Sikap Pemkab Simalungun Mencabut Beasiswa Karena Mualaf

0
136
  • 33
    Shares
Arnita Rodelina Turnip (fb:alifahjauna.multazimah)

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyayangkan sikap pemerintah Kabupaten (pemkab) Simalungun, Sumatera Utara yang mencabut beasiswa mahasiswi Institut Pertanian Bogor (IPB), Arnita Rodelina Turnip, karena menjadi mualaf dengan pindah agama ke Islam.

“Saya menunggu dari hasil Ombudsman dan bagaimana tindakannya. Tetapi untuk sementara sangat disayangkan kalau itu benar bahwa anak bangsa dihentikan beasiswa kuliahnya karena perbedaan agama,” kata Ketua Komisi Dakwah Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Cholil Nafis di Jakarta, Selasa (31/7).

Baca juga: Terkait Dicabutnya Beasiswa Mahasiswi IPB, Ombudsman: Alasan Disdik Simalungun Tidak Masuk Akal

Loading...

KH Cholil menegaskan bahwa konstitusi telah menjamin agar tidak melakukan diskriminasi atau merendahkan martabat orang yang memeluk agama lain.

“Karena itu, selagi Arnita pindah agama dengan sukarela, maka seharusnya tidak berpengaruh pada beasiswanya,” tegasnya.

Menurut pengasuh Ponpes Cendikia Amanah Depok ini, sepanjang Arnita pindah agama dengan sukarela, maka itu dijamin oleh undang-undang.

“Dan tidak benar, tidak diperbolehkan, bahkan di Indonesia memberikan beasiswa Pengembangan SDM lalu dikaitkan dengan agama yang diyakininya,” ujarnya.

Baca juga: Diduga Karena Mualaf, Mahasiswi IPB Ini Dicabut Beasiswanya oleh Pemkab Simalungun

Disampaikan juga oleh KH Cholil, bahwa sepanjang itu masih dalam kerangka NKRI, Pancasila, kebebasan beragama dijamin oleh Undang Undang.

KH Cholil berharap Ombudsman segera bergerak melakukan penyelidikan dan mengambil tindakan dengan sebaik-baiknya sesuai dengan perundang-undangan.

“Saya atas nama MUI kalau terjadi benar, menyesalkan terhadap tindakan pemerintah daerah yang menghentikan beasiswa karena pilihan keyakinan dari warganya atau dari anak dan putri daerahnya,” tukasnya. (ARif R/Hrn)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA PILIHAN

TERBARU